News  

Siswa HITS Skensa Ubah Sampah Jadi Nilai di Lemukih

Balijani.id, 6 Mei 2026, 14:02 WIB

Buleleng, Balijani.id| Desa wisata tidak hanya soal pemandangan. Di Desa Wisata Lemukih, Buleleng, aktivitas pariwisata mulai diisi dengan praktik pengelolaan lingkungan yang konkret oleh pelajar.

Di kawasan Hidden Spice Lemukih, siswa kelas industri Hospitality Integrated Triangle System (HITS) SMK Negeri 1 Kubu Tambahan menjalankan program yang tidak biasa. Mereka tidak hanya belajar melayani tamu, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.

Program ini berjalan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pengelolaan sampah. Melalui konsep Eco-Work dan Green Curriculum, siswa dilatih memilah, mengolah, hingga mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Upaya ini tidak berhenti pada teori. Di lapangan, para siswa menerapkan strategi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular sebagai langkah nyata menjawab persoalan lingkungan yang semakin mendesak.

Bagi mereka, praktik ini menjadi bagian dari proses belajar yang menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan pariwisata bergantung pada keseimbangan dengan alam.
Manager Villa Hidden Spice Lemukih, I Made Abdi Arta, menegaskan konsep tersebut telah menjadi arah pengembangan wisata ke depan.

“Di Hidden Spice, kami membuktikan bahwa pariwisata masa depan adalah pariwisata yang hijau dan berkelanjutan. Mari mulai memilah sampah dari sumbernya! Karena pariwisata hebat, adalah pariwisata yang menjaga alam.” ujarnya.

Langkah kecil yang dilakukan siswa ini menunjukkan perubahan bisa dimulai dari lingkungan pendidikan. Di tengah tekanan persoalan sampah di Bali, praktik seperti ini menjadi contoh bahwa sektor pariwisata tidak harus menjadi beban lingkungan, tetapi justru bisa menjadi bagian dari solusi.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru