BULELENG, Balijani.id | Semangat perdamaian, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menyatu dalam ajang Sudaji Peace Trail Fun Run 2026. Event olahraga lintas alam dan desa ini dijadwalkan berlangsung di Desa Wisata Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (20/9/2026).
Mengusung konsep lari yang menyatu dengan alam, kegiatan ini tidak sekadar menantang peserta untuk mencapai garis finis. Lebih dari itu, para pelari akan diajak mengenal lebih dekat kehidupan, budaya, serta potensi alam Desa Sudaji.
Rencana penyelenggaraan event ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Buleleng saat audensi panitia pelaksana. Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh atas konsep yang memadukan olahraga, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi warga. Rencananya, Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 juga akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali.
Menyusuri Asrinya Alam dan Kehidupan Desa
Berbeda dari ajang lari pada umumnya, Sudaji Peace Trail Fun Run menyuguhkan rute yang melintasi permukiman penduduk, hamparan persawahan, kebun buah-buahan, hingga sumber-sumber mata air desa. Pengalaman ini dirancang untuk memberikan perspektif baru bahwa olahraga dapat menjadi sarana berinteraksi langsung dengan alam sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan.
Kepedulian tersebut diwujudkan secara nyata melalui aksi penanaman pohon, penaburan pupuk, dan kegiatan bersih-bersih lingkungan yang melibatkan peserta serta warga lokal. Aksi kebersihan ini sekaligus menyelaraskan semangat World Cleanup Day 2026 yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng.
Dorong Ekonomi dan Pariwisata Berbasis Masyarakat
Tak hanya fokus pada aspek fisik dan lingkungan, event ini juga menjadi wadah promosi ekonomi kreatif melalui pameran produk UMKM antar-desa serta lomba memasak.
Dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng makin mempertegas posisi event ini sebagai langkah strategis dalam mempromosikan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism).
Melalui kegiatan ini, Desa Sudaji diharapkan mampu menjadi simbol ruang kebersamaan dan perdamaian—menunjukkan bagaimana masyarakat dapat bergerak bersama merawat alam dan membangun desa melalui aksi nyata.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana















