SINGARAJA, Balijani.id | Dalam upaya membangun kesadaran demokrasi sejak dini, Bawaslu Kabupaten Buleleng menggelar program Bawaslu Membelajarkan Volume II bersama mahasiswa IAHN Mpu Kuturan (IMK) Singaraja pada Rabu (9/9/2026). Program yang mengangkat tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Menuju Pengawasan 2029” ini menekankan pentingnya pemahaman atas nilai dasar etika, independensi, serta profesionalisme bagi para penyelenggara pemilu.
Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, menyatakan bahwa generasi muda perlu memahami dinamika dan aturan main dalam kontestasi politik. Hal ini penting agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif mengawal jalannya demokrasi secara rasional dan independen.
“Bawaslu Membelajarkan kami hadirkan agar informasi mengenai kepemiluan dapat dipelajari lebih luas. Mahasiswa dapat memanfaatkannya sebagai referensi untuk memahami pemilu dan penyelenggaraannya,” ujar Carna Wirata.
Melalui diseminasi ini, Bawaslu Buleleng berharap literasi demokrasi di lingkungan kampus dapat meningkat, sekaligus memperkuat fondasi pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029 mendatang.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana















