Si Jago Merah Lahap Rumah Dinas Penjaga DAM Bulian di Bungkulan, Kerugian Tembus Rp150 Juta

Balijani.id, 16 Sep 2026, 08:38 WIB
Aparat kepolisian bersama Babinsa dan Dinas Damkar Buleleng melakukan pengamanan di lokasi kebakaran rumah dinas penjaga DAM Bulian, Desa Bungkulan, Rabu (16/9/2026).

BULELENG, Balijani.id | Musibah kebakaran melanda sebuah rumah dinas sekaligus Kantor Perairan Penjaga DAM Bulian yang berlokasi di Banjar Dinas Sema, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada Rabu (16/9/2026) dini hari.

Bangunan berukuran 5 x 8 meter yang dihuni oleh seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Made Artana (53) alias Kompor, ludes dilalap si jago merah saat korban tengah berada di luar rumah.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 01.20 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tidak berada di tempat karena sedang melaksanakan ibadah sembahyang di Pura Batan Nyuh. Korban baru mengetahui kediamannya terbakar setelah dihubungi oleh seorang saksi warga setempat, Gede Selamat.

Mendengar kabar tersebut, korban bersama keluarganya bergegas kembali ke lokasi dan menemukan bangunan permanen tiga kamar tersebut sudah dalam keadaan terkepung api. Korban segera berkoordinasi dengan Perbekel Desa Bungkulan, sementara pihak keluarga menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Buleleng.

Sekitar pukul 01.30 WITA, Babinsa Desa Bungkulan, Serda I Made Sukrawan, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama jajaran armada Damkar. Petugas pemadam bekerja cepat mengisolasi kobaran api hingga akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.05 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, seluruh isi bangunan dilaporkan hangus tak tersisa. Kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta. Barang-barang yang musnah terbakar meliputi:

Aparat penegak hukum bersama Babinsa telah mengamankan area kejadian dengan memasang garis polisi (police line) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, yakni Gede Selamat, Gede Agus Subawa, dan Ketut Kariani. Hingga saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya api masih dalam proses penyelidikan.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru