Denpasar, Balijani.id| Ratusan pengemudi ojek online (ojol) Bali, dengan semangat gotong royong, turun ke bantaran Sungai Badung dan kawasan Pasar Badung, Jalan Sulawesi, Denpasar, Minggu pagi (14/10). Aksi bersih-bersih ini dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian komunitas ojol terhadap kebersihan lingkungan dan upaya mencegah potensi banjir di musim hujan.
Sekitar 100 orang ojol yang dipimpin Ketua Komunitas Ngurah Febri, didampingi berbagai komunitas ojol Bali, memulai kegiatan pukul 07.05 Wita dengan apel bersama dan arahan singkat dari ketua komunitas. Setelah itu, para peserta menyusuri bantaran Sungai Badung, memungut sampah plastik, daun kering, dan limbah rumah tangga yang menumpuk di sekitar aliran sungai serta area pasar. Kegiatan berjalan tertib hingga pukul 10.00 Wita.
Ngurah Febri menjelaskan, aksi ini bukan sekadar membersihkan sungai dan lingkungan, tetapi juga upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Dengan langkah kecil dari jalan, kita bisa menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi risiko banjir,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata komunitas ojol Bali dalam mendukung program pemerintah menjaga kebersihan kota Denpasar. Para pengemudi ojol berharap masyarakat dapat mencontoh aksi ini dengan mulai peduli pada lingkungan di sekitar rumah dan tempat usaha.
Ketua komunitas menambahkan, kesadaran kolektif sangat penting.
“Bersih-bersih seperti ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Lingkungan yang bersih dimulai dari perilaku sehari-hari,” tegas Ngurah Febri.
Dengan semangat “dari jalan untuk lingkungan yang lebih bersih”, para ojol menunjukkan bahwa kepedulian terhadap alam bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana. Setiap plastik yang diangkat dari sungai menjadi simbol harapan agar warga Denpasar lebih disiplin membuang sampah, demi kota yang bersih dan aman dari banjir.
[ Editor : Sarjana ]









