Pemkab Klungkung Rancang Proyek KPBU APJ dan Preservasi Jalan, Targetkan Beroperasi 2028

Balijani.id, 30 Sep 2026, 20:34 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria saat memimpin Forum Konsultasi Publik Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) APJ dan Preservasi Jalan di Ruang Rapat Praja Mandala, Rabu (30/9/2026).

KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar Forum Konsultasi Publik Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) dan Preservasi Jalan di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk menghimpun masukan dan tanggapan dari para pemangku kepentingan guna mewujudkan infrastruktur jalan dan penerangan yang berkualitas, berkelanjutan, serta sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bali, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), para tenaga ahli, serta seluruh pihak yang mengawal penyiapan proyek skema pembiayaan alternatif ini.

“Forum Konsultasi Publik hari ini memiliki posisi yang sangat penting. Saya berharap forum ini bukan sekadar memenuhi tahapan formal, melainkan menjadi ruang untuk menguji dan menyempurnakan rencana kita—mulai dari kebutuhan, ruang lingkup, standar pelayanan, aspek teknis dan finansial, pembagian risiko, hingga kemampuan fiskal pemerintah daerah,” ujar Bupati Satria dalam sambutannya.

Bupati menekankan pentingnya pendekatan life-cycle cost dalam proyek ini. Perhitungan tidak hanya berfokus pada biaya pembangunan awal, tetapi juga mencakup pemeliharaan jangka panjang agar fasilitas jalan dan APJ tetap memenuhi standar pelayanan. Ia menegaskan komitmen Pemkab Klungkung untuk mempercepat penyiapan skema KPBU melalui penyusunan roadmap dan timeline yang jelas, terukur, serta terintegrasi.

“Target kita jelas, proses penyiapan harus menghasilkan proyek yang siap ditransaksikan dan dilaksanakan, sehingga implementasi KPBU dapat mulai berjalan pada tahun 2028. Namun, percepatan ini tidak boleh mengurangi kualitas kajian, transparansi, akuntabilitas, maupun perlindungan terhadap kemampuan fiskal daerah dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ruang Lingkup dan Target Proyek KPBU

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Klungkung, I Ketut Arie Gunawan, memaparkan secara rinci lingkup pekerjaan yang mencakup wilayah Klungkung Daratan dan Klungkung Kepulauan (Nusa Penida). Proyek ini meliputi penanganan 7.541 titik lampu penerangan jalan berteknologi LED hemat energi berstandar SNI—yang diestimasi menghemat daya listrik hingga lebih dari 50 persen—serta pemasangan 5.539 meter guard rail (pengaman jalan).

Selain penerangan dan fasilitas pengaman, skema KPBU ini juga mencakup preservasi dan pemeliharaan jalan sepanjang 49,1 kilometer, yang terdiri atas 31 km di wilayah Kepulauan dan 18,1 km di wilayah Daratan. Akses jalan ini mengoneksikan pusat ekonomi, pelabuhan, kawasan pariwisata, fasilitas kesehatan, hingga pusat kebudayaan. Selama masa konstruksi, mitigasi dampak lingkungan dan lalu lintas seperti penanganan debu, pengangkutan sampah, serta manajemen arus kendaraan telah disiapkan secara matang.

Melalui modernisasi APJ dan perbaikan jalan ini, Pemkab Klungkung optimistis dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, menekan angka kecelakaan, serta menggairahkan aktivitas ekonomi malam hari dan sektor pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bali yang diwakili Kepala Biro Pemkesra Provinsi Bali I Made Supartha, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, Pj. Sekda Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya, Deputi Direktur Bidang I PT PII Tanti Hidayati, jajaran Kepala OPD Klungkung, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru