Gianyar, Balijani.id ~ Guna meningkatkan tugas dan fungsi pada bidang Perawatan dan Kesehatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui tim Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gianyar.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyusunan rekomendasi kebijakan terkait pelaksanaan standar pelayanan di Rumah Tahanan (Rutan) II B Gianyar.
Adapun yang menjadi proritas dalam standar pelayanan seperti, kesehatan mental, penyusunan kajian tentang ketercukupan angka kecukupan gizi, serta penyusunan standar sarana, dan prasarana pendukung sistem lainnya.
Kunjungan kali ini di bagi menjadi 2 (dua) tim dan diadakan di Ruang Kasubsi Pelayanan Tahanan (Tim Gizi) dan Klinik Pratama Rutan Gianyar (Tim Keswa).
Untuk Tim Gizi melakukan supervisi di bidang layanan makanan bagi tahanan dan narapidana, melakukan pengukuran status gizi terhadap 4 orang warga binaan dan penyuluhan gizi, dan juga melakukan pemetaan sarana prasarana layanan makanan.
Sedangkan Tim Keswa melakukan deteksi dini kesehatan jiwa petugas, melakukan survei data lapangan terkait pelaksanaan standar pelayanan kesehatan jiwa/mental, dan terakhir melakukan pemetaan kompetensi petugas terkait pencegahan dan penanganan kasus bunuh diri.
Menurut dokter Rutan Gianyar, dr. I Wayan Hartadi Noor selaku wakil tim kesehatan menyampaikan, kunjungan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan makanan sesuai dengan kebutuhan gizi tahanan dan narapidana.
Hal ini sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang- undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan adanya dukungan sarana prasarana yang sesuai dengan standar kesehatan.
“Untuk itu dibutuhkan penyusunan standar sarana prasarana penyelenggaraan makanan bagi tahanan dan narapidana,” jelas dr. Hartadi, Kamis, 23 Februari 2023.
Sementara itu Kepala Rutan Kelas IIB Gianyar, Muhammad Bahrun menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh jajaran Direktorat Watkeshab tersebut.
“Untuk itu dirinya dan jajaran mendukung penuh upaya yang dilakukan dan siap mendampingi selama kegiatan monitoring dilakukan” ucap Karutan.
Ia berharap, dengan kegiatan yang dilakukan mampu mewujudkan penyelenggaraan makanan yang berkualitas bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus mempercepat pendirian izin Klinik Pratama Rutan Gianyar.
“Dengan pelaksanaan ini selanjutnya para WBP lebih dapat merasakan pelayanan makanan yang lebih berkualitas dan izin Klinik Pratama Rutan Gianyar segera bisa terwujud untuk memberi pelayanan kesehatan cepat dan berkualitas” harapnya
[ BJ/IGS ]








