Buleleng, Balijani.id| Semangat “SMK Membangun Desa” benar-benar terasa nyata di Desa Bulian, Buleleng. Puluhan siswa dari Kelas Industri HITS (Hospitality Interaksi Triangle System) SMK Negeri 1 Kubutambahan baru-baru ini terlibat langsung dalam kegiatan operasional dan Handling Guest di Bulian Homestay.
Kegiatan ini bukan sekadar praktik kerja lapangan biasa, melainkan implementasi nyata dari konsep Kelas Industri yang menyatu dengan kebutuhan desa wisata. Para siswa terlihat sigap dan profesional dalam menyambut tamu (handling guest in-house), memberikan sentuhan keramah-tamahan khas Bali yang dipadukan dengan standar industri perhotel.
Melestarikan Budaya Lewat Guest
Activities Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah keterlibatan siswa dalam memandu Guest Activities yang sarat akan nilai budaya. Dalam rekaman kegiatan, terlihat para siswa dengan sabar dan telaten membantu para wisatawan asing mengenakan pakaian adat Bali lengkap dengan senteng dan kain batik.Tak hanya itu, para siswa juga menjadi jembatan edukasi bagi tamu mengenai makna dari Canang Sari—sesajen harian masyarakat Bali. Aktivitas ini memberikan pengalaman autentik bagi wisatawan sekaligus mengasah kemampuan komunikasi (public speaking) dan penguasaan bahasa asing para siswa dalam konteks budaya lokal.
Kelas Industri dan Kemajuan Desa
Kepala SMKN 1 Kubutambahan Dr. Gede Sukanaya, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Bulian Homestay ini merupakan bentuk nyata dari kurikulum berbasis industri yang langsung berdampak pada masyarakat.
“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja di hotel bintang lima, tapi juga mampu membangun dan mengelola potensi desa mereka sendiri melalui konsep SMK Membangun Desa,” ujarnya.
Sinergi antara Kelas Industri HITS dan pelaku usaha di desa menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan. Di satu sisi, homestay di desa mendapatkan bantuan tenaga kerja yang terstandarisasi industri; di sisi lain, siswa mendapatkan ruang belajar yang sangat nyata dan dinamis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Bulian semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang dikelola secara profesional. Para siswa pun diharapkan tumbuh menjadi aktor-aktor muda yang bangga membangun desanya sendiri, membawa bekal keahlian perhotelan untuk memajukan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.
[ Editor: Sarjana ]













