News  

Ratusan Kilometer Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pasang Badan

Balijani.id, 15 Jan 2026, 07:40 WIB

Buleleng, Balijani.id| Kerusakan jalan yang meluas di Kabupaten Buleleng kembali menjadi sorotan serius DPRD. Mengawali tahun anggaran 2026, Komisi II DPRD Buleleng menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk memastikan perbaikan infrastruktur benar-benar berjalan dan tidak sekadar janji di atas kertas.

Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Buleleng, Kamis (15/1), dipimpin Ketua Komisi II Wayan Masdana. Agenda utama rapat membahas program kerja Dinas PUTR tahun 2026, dengan fokus tajam pada kondisi jalan rusak yang kini mencapai 275 hingga 300 kilometer dan dinilai membutuhkan penanganan segera.

Di hadapan jajaran Dinas PUTR, Komisi II menekankan pentingnya kecepatan, kualitas pengerjaan, serta pengawasan ketat. Hal ini seiring dengan alokasi anggaran belanja modal infrastruktur tahun 2026 sebesar Rp361 miliar yang bersumber dari berbagai pendanaan, termasuk pinjaman daerah dan bantuan keuangan kabupaten/kota.

Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Wayan Masdana, menegaskan bahwa perbaikan jalan harus menjadi prioritas utama.

“Untuk infrastruktur jalan saat ini terdapat sekitar 275 sampai 300 kilometer jalan yang mengalami kerusakan. Komisi II meminta adanya progres pengerjaan setiap tahun sehingga dalam kurun waktu pemerintahan ini dapat diselesaikan,” tegasnya.

Masdana juga menambahkan bahwa DPRD ingin kejelasan perencanaan hingga lima tahun ke depan agar pembangunan merata di sembilan kecamatan.

“Rapat koordinasi hari ini dengan Dinas PUTR, Komisi II menanyakan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada anggaran tahun 2026 dengan total anggaran Rp361 miliar, termasuk titik-titik pekerjaan serta waktu pelaksanaannya dan perencanaan 5 tahun ke depan bisa berkeadilan di 9 kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Buleleng, Ir. I Putu Adiptha Ekaputra, menyampaikan bahwa tahun 2026 akan diisi dengan 75 item kegiatan prioritas.

“Dinas PUTR saat ini telah melaksanakan beberapa tahapan tender pekerjaan. Sesuai saran dan arahan Komisi II, kami akan menindaklanjuti dengan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh pekerjaan yang akan dilaksanakan,” katanya.

Ke depan, Komisi II DPRD Buleleng memastikan tidak akan berhenti di ruang rapat. Pengawasan lapangan akan dilakukan secara langsung untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menghadirkan jalan yang lebih aman, layak, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Buleleng.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru