KPU Buleleng Ajak Siswa SMKN 1 Seririt Kenali Demokrasi dan Siapkan Diri Menjadi Pemilih Cerdas

Balijani.id, 10 Sep 2026, 19:15 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng memberikan pembekalan dan edukasi demokrasi melalui Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMKN 1 Seririt, Kamis (10/9/2026).

SINGARAJA, Balijani.id | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih di SMKN 1 Seririt pada Kamis (10/9/2026). Diikuti oleh siswa Kelas X dan XI dari rumpun keahlian Akuntansi, Busana, Perhotelan, hingga Kuliner, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman demokrasi dan kepemiluan sejak dini.

Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 1 Seririt, Febri Rusdhyani, mengapresiasi langkah KPU Buleleng dalam membekali para pelajar. Menurutnya, edukasi ini penting agar generasi muda dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak serta dewasa dalam menyikapi perbedaan pilihan di masa depan.

Mengenal Rekam Jejak Calon Pemimpin

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata, membuka sesi materi dengan interaksi dinamis. Para siswa diajak memahami bahwa dalam konteks demokrasi, mengenal calon pemimpin tidak sekadar tahu nama atau wajah, melainkan wajib mempelajari rekam jejak, visi-misi, serta kapasitasnya.

Siswa juga diajak membedakan peran tiga lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia:

Melalui materi “Kenapa Harus Pemilu?”, dijelaskan bahwa pemilu merupakan mekanisme damai untuk melakukan pergantian kepemimpinan. Kebijakan yang dihasilkan dari proses politik ini berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari siswa, mulai dari fasilitas pendidikan, lingkungan hidup, hingga peluang kerja.

Saring Sebelum Sharing dan Peluang Partisipasi

Menghadapi derasnya arus informasi di media sosial, KPU Buleleng mengingatkan pentingnya literasi digital. Siswa didorong untuk tidak mudah terprovokasi, selalu memverifikasi fakta, dan cermat menyaring informasi sebelum membagikannya untuk mencegah penyebaran hoaks.

Selain menjadi pemilih yang kritis, KPU Buleleng juga membuka peluang bagi para siswa yang telah memenuhi syarat di masa depan untuk terlibat aktif menjadi bagian dari badan ad hoc penyelenggara pemilu.

Melalui sosialisasi ini, KPU Buleleng berharap lahir generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi berperan aktif sebagai penentu arah masa depan demokrasi Indonesia.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru