JAKARTA, Balijani.id | Guna mempercepat penataan dan pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan kepulauan Nusa Penida, Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Jakarta pada Rabu (7/10/2026). Kunjungan Bupati beserta jajaran diterima langsung oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria memaparkan sejumlah usulan prioritas penunjang pariwisata Nusa Penida. Fokus utama yang disampaikan mencakup pembenahan infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan, ketersediaan air bersih, jaringan kelistrikan, hingga sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Bupati menegaskan bahwa penataan kawasan pariwisata harus berjalan selaras dengan penguatan infrastruktur lingkungan.
“Saat ini Pemkab Klungkung telah membangun Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) guna menangani volume sampah di kawasan wisata secara mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan pemerintah pusat untuk penambahan mesin teknologi pengelola sampah,” ujar Bupati Satria.
Penguatan Kawasan Pesisir dan Destinasi Unggulan
Selain infrastruktur dasar, Bupati Satria mengusulkan program strategis penataan kawasan pesisir, seperti Pantai Jungutbatu dan destinasi Devil’s Tears, agar dapat masuk dalam agenda perencanaan nasional.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap penataan kawasan Pantai Jungutbatu dapat mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang. Dengan demikian, wajah pariwisata Nusa Penida ke depan akan semakin tertata, memberikan kenyamanan bagi wisatawan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi paparan tersebut, Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Klungkung dan menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan di Nusa Penida.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan dan pemaparan dari Bapak Bupati. Nusa Penida memiliki banyak destinasi wisata yang luar biasa. Saya telah menugaskan tim untuk mengkaji usulan tersebut agar dapat masuk dalam skala prioritas program kerja tahun 2027 demi kemajuan pariwisata di Kabupaten Klungkung,” ungkap Bayu Aji.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














