BULELENG, Balijani.id | Rangkaian kegiatan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 Tahun 2026 resmi dimulai pada Rabu, 7 Oktober 2026. Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, jajaran dewan juri, serta narasumber yang turut mendukung jalannya seluruh rangkaian kegiatan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. Dalam sampaiannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Utsawa Jnananing Sad Dharma sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda Hindu. Kegiatan ini dinilai strategis untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, serta pemahaman terhadap nilai-nilai Dharma.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa Utsawa ini merupakan ajang pelestarian budaya dan penguatan karakter generasi muda.
“Utsawa ini merupakan ajang budaya dan penguatan karakter. Jadi jangan hanya berkaraoke, anak-anak harus diajak melaksanakan dan mengajegkan seni serta budaya kita,” tegasnya.
Cabang Perlombaan Hari Pertama
Pada hari pertama, terdapat dua cabang perlombaan yang digelar:
-
Lomba Cipta Lagu Religi: Diikuti 15 tim tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Buleleng. Para peserta menampilkan karya lagu religi kreasi mereka yang sarat akan pesan positif dan nilai keagamaan.
-
Lomba Tri Sandhya: Diikuti 40 peserta tingkat SD se-Kabupaten Buleleng. Perlombaan ini menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap ajaran agama sejak dini, sekaligus mendorong anak-anak untuk menghayati Tri Sandhya dalam kehidupan sehari-hari.
Sesi Dharma Tula
Selain perlombaan, rangkaian acara juga diisi dengan dua sesi Dharma Tula yang relevan dengan kehidupan umat saat ini:
-
Peran Agama dalam Pembentukan Gen Z (Narasumber: PHDI Kabupaten Buleleng) — Membahas pentingnya landasan agama, etika, dan nilai Dharma bagi generasi Z di tengah arus modernisasi.
-
Peran Perempuan dalam Pelaksanaan Yadnya (Narasumber: WHDI Kabupaten Buleleng) — Menyoroti kontribusi penting perempuan dalam menjaga dan melestarikan tradisi serta nilai-nilai yadnya.
Pembukaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 Tahun 2026 menjadi momentum awal dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan penguatan nilai keagamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Hindu yang cerdas, kreatif, berprestasi, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














