Buleleng, Balijani.id | Proyek pembangunan drainase dan penataan Jalan Diponegoro di kawasan Pasar Anyar Singaraja, Kabupaten Buleleng, saat ini tengah dikebut dengan progres fisik mencapai 27 persen. Proyek yang dikerjakan oleh CV Cadudasa Pratama dan diawasi oleh CV Manca Geni ini ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Meski berjalan sesuai rencana, Komisi II dan Komisi III DPRD Buleleng menemukan sejumlah kendala di lapangan saat melakukan monitoring dan evaluasi pada Senin (12/10/2026).
Poin-Poin Utama Proyek & Temuan Lapangan:
-
Nilai Kontrak: Rp4.749.733.000 (Sumber dana dari anggaran daerah).
-
Waktu Pelaksanaan: 120 hari kalender (28 Agustus – 17 Desember 2026).
-
Kendala di Lapangan:
-
Aktivitas parkir kendaraan dan keberadaan pedagang di sekitar lokasi proyek.
-
Kondisi teknis saluran drainase eksisting (lama) yang memerlukan penanganan tepat agar sistem pembuangan air berfungsi optimal dan mengurangi potensi genangan saat hujan.
-
-
Langkah Antisipasi: DPRD Buleleng, melalui Ketua Komisi II Wayan Masdana, mendorong penguatan koordinasi antara kontraktor, konsultan pengawas, dan dinas terkait agar hambatan segera teratasi.
DPRD Buleleng menegaskan pentingnya pengawasan berkala—tidak hanya berfokus pada ketepatan waktu penyelesaian, tetapi juga menjaga kualitas bangunan agar infrastruktur ini memberikan manfaat jangka panjang bagi pedagang, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














