Harmoni Polri dan Warga: Bhabinkamtibmas Baktiseraga Hadir dan Mebat Bersama Krama Desa Adat Tista

Balijani.id, 12 Okt 2026, 10:03 WIB
Bhabinkamtibmas Desa Baktiseraga, Aiptu Ketut Sarina, membaur bersama krama Desa Adat Tista dalam tradisi mebat menjelang piodalan di Pura Pucak, Senin (12/10/2026).

SINGARAJA, Balijani.id | Wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Baktiseraga, Aiptu Ketut Sarina. Pada Senin (12/10/2026), ia tampak membaur dan bergotong-royong bersama krama (warga) dalam tradisi Mebat menjelang upacara Piodalan di Pura Pucak, Desa Adat Tista, Desa Baktiseraga.

Kegiatan mebat—tradisi khas Bali berupa membuat olahan masakan tradisional untuk sarana upakara dan kebersamaan—menjadi momen hangat antara petugas kepolisian dan warga tempatan. Tanpa canggung, Aiptu Ketut Sarina bersinergi bersama warga menyiapkan berbagai keperluan ritual dengan penuh keakraban.

Merawat Kearifan Lokal dan Menjaga Kondusivitas

Momen kebersamaan ini menegaskan komitmen Bhabinkamtibmas dalam menjalankan peran sebagai pengayom dan sahabat masyarakat. Kehadiran polisi di tengah kegiatan adat dan keagamaan bukan hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga mempererat tali silaturahmi serta merawat kearifan lokal.

  • Sinergitas Kuat: Melalui pendekatan humanis seperti ini, sinergitas antara kepolisian dan krama Desa Adat Tista diharapkan semakin solid, sehingga situasi kemasyarakatan di wilayah Desa Baktiseraga tetap aman, damai, dan kondusif.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru