Putra Daerah Asli Singaraja, Mayjen TNI Putra Widiastawa Resmi Pimpin Kodam IX/Udayana

Balijani.id, 12 Okt 2026, 13:11 WIB
Putra daerah asli Singaraja, Mayjen TNI Putra Widiastawa, kini resmi memimpin Kodam IX/Udayana yang membawahi wilayah Bali, NTB, dan NTT.

DENPASAR, Balijani.id | Tongkat komando Kodam IX/Udayana resmi berganti. Mayor Jenderal TNI Putra Widiastawa kini dipercaya mengemban amanah sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana.

Penunjukan ini memiliki makna simbolis yang sangat kuat. Putra Widiastawa merupakan putra daerah asli Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, kelahiran 3 April 1971. Kembalinya perwira tinggi berdarah Bali ini ke tanah kelahirannya untuk memimpin wilayah pertahanan yang menaungi tiga provinsi—Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT)—disambut hangat dan penuh antusiasme.

Jejak Panjang di Satuan Elite Kopassus

Jenderal bintang dua ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Rekam jejak karier militernya banyak ditempa di satuan elite Baret Merah.

  • Penugasan Strategis: Ia mengawali pengabdian sebagai prajurit di Grup-2 Kopassus, lalu melanglang buana mengemban berbagai penugasan strategis mulai dari satuan Raider, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), hingga penugasan teritorial di wilayah perbatasan Nunukan, Kalimantan Utara.

  • Komandan Upacara HUT RI: Nama Putra Widiastawa sempat menjadi sorotan publik nasional ketika dipercaya bertugas sebagai Komandan Upacara Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2016 lalu.

  • Inspektur Kopassus: Sebelum mendapat promosi sebagai Pangdam IX/Udayana, ia menjabat sebagai Inspektur Kopassus sejak 15 Agustus 2025 yang mengantarkannya meraih kenaikan pangkat menjadi Mayor Jenderal TNI.

Tantangan Strategis di Wilayah Udayana

Sebagai Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa akan berhadapan dengan dinamika pertahanan dan keamanan yang kompleks. Selain menjaga stabilitas keamanan di Bali sebagai destinasi wisata internasional, ia juga bertanggung jawab atas pengamanan wilayah perbatasan negara di Nusa Tenggara serta percepatan berbagai program teritorial TNI AD di kawasan Nusa Tenggara.

Kombinasi pengalaman dalam operasi khusus dan pembinaan teritorial dinilai menjadi modal utama kepemimpinannya dalam mengawal wilayah Udayana.

Hingga berita ini diturunkan, Mabes TNI AD belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal pelaksanaan upacara serah terima jabatan (sertijab).

Kredit Editorial

  • Penulis: Gus Wedha
  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru