News  

Terungkap! Misteri Mayat di Pancasari, Korban Pembunuhan Keji

Balijani.id, 13 Feb 2025, 03:33 WIB
Caption : 3( Tiga )Tersangka, yakni O.S.M alias Oky (38), I.O.P alias Intan (38), dan A.L.Y alias Leni (57). ( Foto: BJ/ist )

Buleleng, Balijani.id ~ Warga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, digemparkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di pinggir Jalan Singaraja-Denpasar. Belakangan terungkap bahwa korban adalah I Pande Gede Putra Palguna, yang tewas secara mengenaskan akibat pembunuhan sadis.

Polres Buleleng melalui Tim Goak Poleng berhasil mengungkap kasus ini dengan metode scientific investigation. Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengungkapkan fakta mengejutkan di balik pembunuhan ini.

“Korban mengalami penyiksaan keji sebelum akhirnya dibunuh. Kami menemukan luka bakar, lebam di wajah, serta bekas ikatan di tangan dan kaki korban,” ujar Kapolres Buleleng dalam konferensi pers, Selasa (4/2/2025).

Lebih lanjut, polisi mengungkap bahwa motif di balik pembunuhan ini adalah dendam terkait hutang besar.

“Kasus ini bermula dari transaksi jual beli hotel yang gagal. Korban menerima uang Rp5,4 miliar, namun tidak mengembalikannya. Hal ini memicu kemarahan tersangka,” tambahnya.

Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni O.S.M alias Oky (38), I.O.P alias Intan (38), dan A.L.Y alias Leni (57). Mereka diketahui menyiksa korban selama hampir dua minggu sebelum akhirnya membuang jasadnya ke Pancasari menggunakan mobil rental yang jejaknya terlacak melalui GPS dan rekaman CCTV.

Salah satu fakta yang paling mengejutkan dalam penyelidikan ini adalah alat-alat yang digunakan untuk menyiksa korban.

“Kami menyita setrika, sapu, kabel ties, hingga korek api gas yang digunakan untuk membakar tubuh korban,” ungkap Kapolres.

Saat ini, ketiga tersangka telah diamankan dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan sadis ini

[ Reporter : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru