News  

SMA Negeri 5 Denpasar Mulai Memproduksi Arang dan Pupuk Kompos

Balijani.id, 23 Sep 2022, 10:10 WIB

Denpasar, Balijani.id ~ Kepala SMA Negeri 5 Denpasar Dr. Cokorda Istri Mirah Kusuma Widia Wati, M.Sos mengatakan sebagai sekolah yang dijadikan

Adiwiyata tentu terus berupaya membangun program ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan berkelanjutan.

“Salah satunya lewat peran peduli lingkungan yakni pohon yang sudah berusia puluhan tahun bisa diolah seperti batangnya dan akarnya dijadikan arang, serta daunya dijadikan pupuk kompos,” kata Cok Mirah, Jumat (23/9).

Sembari menyampaikan, pohon yang berusia puluhan menurunya patut untuk dilakukan peremajaan. Sebab usia pohon yang sudah berusia puluhan tahun rentan patah.

“Hal itu yang diantisipasi sekolah, kalau bisa di produksi untuk dijadikan arang ranting dan batangnya, serta daunnya bisa dijadikan pupuk kompos tentu ada manfaatnya bisa dihasilkan untuk menambah wawasan dalam ilmu pendidikan,” imbuhnya.

Cok Mira menjelaskan terkait alat pembuatan arang disediakan tempat khusus untuk proses pembakaran. Sementara untuk pembuatan pupuk kompos juga sudah disediakan tiga mesin penggiling.

“Cara pengolahan pupuk kompos cukup sederhana yakni daun kering yang sudah digiling kemudian dicampur beberapa sat dan debu arang sehabis pembakaran. Selanjutnya di permentasi selama sebelum yang nantinya bisa menghasilkan pupuk kompos,” jelasnya.

Cok Mirah berharap untuk bisa memiliki mesin penggiling plastik. Jika ada mesin penggiling plastik tentu akan memberikan ruang para siswa untuk lebih kreatif dan berinovasi.

“Karena melihat begitu banyak sekali sampah plastik seperti botol plastik atau lainya kalau bisa diproses atau di daur ulang dijadikan barang kerajinan tentu akan ada manfaatnya buat para siswa dalam menambah wawasan ilmunya,” terangnya.

Cok Mirah juga menambahkan kalau sekolahnya juga mengajak para siswa untuk terus peduli lingkungan dengan memanfaatkan areal sekitar lewat berkebun buah-buahan.

“Melalui menamam buah-buahan diareal halaman lingkungan sekolah tentu bisa menjadikan areal sekolah lebih hijau dan asri, dan sewaktu-waktu hasilnya bisa dipetik,” tambahnya.

[ BJ/Bud ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru