Kupang, Balijani.id ~ Program studi pendidikan matematika fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana ( UNDANA ) Kupang melakukan seminar, Dengan terang tema kurikulum merdeka belajar dan pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi dalam menghadapi tantangan pembelajaran, Hal ini di lakukan di Aula SMK N 3 kota kupang. Selasa, ( 01/ 11/2022 )
Dari pantauan media Balijani.id Kegiatan ini di buka oleh wakil Rektor III ( Undana ) Yang di wakili Damianus Dao samo selaku ketua Program studi ( Prodi ) Matematika.
Dalam sambutan Damianus Dao samo menyampaikan bahwa, ” Creatif online contes ( COC ) adalah kegiatan tahunan yang dilakukan oleh program studi pendidikan matematika sejak tahun 2020,Kegiatan ini di lakukan untuk mengembangkan ketrampilan mahasiswa Undana kususnya bagi mahasiswa Prodi pendidikan matematika ” Ungkapnya.
Lanjut Damianus ” Kegiatan sudah di lakukan sejak tahun 2020 sehingga sudah tiga kali di lakukan karena dengan kegiatan ini bisa memberikan kontribusi yang baik kepada calon- calon guru, Khususnya bagi calon guru matemetika agar ketika masuk ke kelas memberikan yang terbaik bagi siswa- siswa yang di ajar,Terima kasih kepada panitia yang dengan segala upaya untuk menyiapkan kegiatan ini, Oleh karena itu kegiatan ini saya buka dengan resmi ” Jelasnya.
Disela-sela itu ketua panitia yang di wakili oleh sekertaris panitia Adis Nome yang adalah putra TTS yang berasal dari sumba menambahkan bahwa
” COC kali ini di ikuti oleh 67 peserta dari berbagai universitas yang berada di indonesia yang memiliki program studi matematika sehingga kegiatan ini di lakukan secara online dan offline dengan hadirkan pemateri – pemateri yang handal dan luar biasa ” tamba adis.
Lanjut adis, ” Kegiatan seminar yang di lakukan bukan bertujuan untuk mendapatkan hadianya namun output yang di dapat oleh peserta itu yang perlu,Sehingga ke depan menjadi seorang guru bisa mencerdaskan anak- anak bangsa dengan pengembangan media artinya seminar yang kita adakan dapat membantu audiens untuk menjadi seorang guru yang baik ” katanya.
Adis berharap ” Peserta yang mengikut lomba dapat mengasah dirinya dan lebih kreatif lagi baik dalam merancang media maupun mengajar, Memanfaatkan media dalam hal belajar mengajar sehingga kedepannya kita tidak bisa menghindar dari teknologi dimana lomba COC sendiri adalah salah satu cara dimana mahasiswa merancang teknologi untuk kegiatan belajar mengajar sehingga mahasiswa dapat meningkatkan kapasitas dirinya,Karena teknologi dapat membantu mahasiswa dalam kegiatan belajar mengajar,” Tutunya.
[ BJ/Oskar ]








