Oelamasi ( NTT), Balijani.id ~ Masyarakat Desa Niunbaun, Kabupaten kupang mendesak pengurus Bumi Desa ( BUMDES ) untuk mempertanggung jawabkan pendapatan melalui LPJ, Karena masyarakat menilai bahwa sejak 2019 sampai sekarang cara pengelolaan Bumdes tidak Jelas.
Hal ini di sampaikan kepada media lewat telpon seluler,Jumat ( 09/12/2022 )
Demikian yang di sampaikan oleh perwakilan masyarakat Desa Niunbaun, Frids Dikson Siki bahwa Sejak tahun 2019 sampai sekarang belum di pertanggung jawabkan, hanya mendapatkan janji manis mereka.
” Dari tahun 2019 itu belum ada LPJ sehingga kami tanggal 03 maret 2022 ini kita masuk ( Kita ke kantor desa red) untuk meminta pertanggung jawabkan,Jadi menurut kepala desa dia mau panggil pengurus untuk mempertanggung jawabkan tetapi kami sudah menunggu sampai sekarang belum ada perkembangan. Karena sebetulnya kami harus tau juga perkembangan ke depan itu seperti apa tetapi hanya diam saja ” Ujarnya dengan kekecewaan.
Menurut Dikson bahwa Bumdes di ketua oleh Yakob Niti, Dengan dana awal Rp.100 juta untuk di kelola.
” Kita mau minta penjelasan prosesnya sampai mana,Sebagai masyarakat kita juga harus tau perkembangan Bundes seperti apa?,Karena dana awal Rp.100 juta jadi yang 50 juta itu mereka pakai untuk jasa sewa kursi dan tenda sedangkan yang 50 juta mereka pakai untuk simpan pinjam dan sampai sekarang kita tidak tau bunganya ( Keuntungannya red ) berapa dari jasa sewa tenda dan simpan pinjam itu, sedangkan uang mereka sudah kelola dari tahun 2019 ” Ungkapnya dengan penuh harapan.
Di lain sisi saat konfirmasi Kepala Desa Niunbaun, Adin Nehemia Ora,S.Pd lewat telpon seluler juga menyampaikan bahwa, memang betul dari tahun 2019 belum ada laporkan sama sekali.
” Mengangkut Bumdes ini memang betul dari tahun 2019 belum pernah di laporkan, tetapi sekarang memang pengurus Bumdes dong sudah siap, namun masih asistensi ke- PA , karena laporan yang lalu-lalu kan tidak di masukan dalam format sehingga baru – baru mereka ke Kabupaten di suruh untuk masukan ke format jadi sekarang masih asistensi ke bagaian PA ” Katanya dengan suara yang gemetar.
Lanjut Adin bahwa Laporan akan tetap di laporkan namun tidak tau waktunya kapan.
” Jujur mungkin untuk laporan ini tidak tahu, tetapi mungkin secepatnya.Karena memang sudah di ini, akan tetapi masih konsultasi ke PA dulu sehingga belum tau pasti kapan, nanti akan di pertanggung jawabkan tetapi sekarang masih di proses ” Ujarnya dengan suara yang semakin turun.
[ BJ/Oskar ]








