Denpasar, Balijani.id|Salah satu oknum Anggota DPD RI dapil Bali kembali berbuat ulah. Kali ini, Ia diduga memframing negatif Gubernur Bali Wayan Koster dengan memotong video bersalaman yang ternyata semua itu adalah berita bohong atau hoax yang tidak sesuai dengan fakta dan situasi terjadi dilapangan.
Pada dasarnya situasi dan kondisi saat itu adalah Gubernur Bali Wayan Koster lagi buru-buru dan bergegas menyambut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno yang sudah hadir dan posisi sudah memasuki Arti Center.
Gubernur Koster saat berpapasan dengan anggota DPD RI asal Bali tersebut sudah menyalami tangannya. Tapi entah kenapa anggota DPD RI asal Bali itu merasa kurang puas dan memegang dengan lama tangan Gubernur Koster.
Made Hiroki sebagai masyarakat Bali kembali bersuara terhadap pola tingkah oknum DPD RI asal Bali tersebut yang kelihatan sangat haus validasi. Made Hiroki mengatakan bahwa oknum DPD RI asal Bali ini sering kali melakukan potongan vidio dan caption yang didasari oleh rasa dengki.
“Diposting ke media sosial dijadikan framing yang tidak sesuai dengan fakta dan situasi dilapangan, sehingga timbul pro kontra dimana ini mengenai seorang Gubernur Bali,” ungkap Hiroki
Made Hiroki seorang pengusaha property handal dan mengelola beberapa lahan kavling di Daerah Mengwi, Penarungan dan Dalung Tuka serta Pantai Sidayu meminta masyarakat jangan terpengaruh konten video berita bohong.
“Semeton jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang negatif yang sering dilakukan oleh oknum DPD RI asal Bali tersebut, Salam Rahayu Semeton,” pesan Hiroki mengakhiri.
[ Editor : Sarjana ]







