News  

FPTI Buleleng Bertekad Lahirkan Generasi Desak Rita Baru!

Balijani.id, 1 Feb 2025, 05:07 WIB
Caption : federasi Panjat Tebing Indonesia ( FPTI ) Kabupaten Buleleng Gelar Rakercab 2025, Sabtu ( 1/2/2025 )

Buleleng, Balijani.id ~ Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2025 pada Sabtu (1/2/2025) di ruang Rapat KONI Buleleng. Acara ini bukan hanya sekadar evaluasi atas kinerja 2024, tetapi juga sebagai ajang untuk merancang langkah strategis FPTI di tahun 2025. Salah satu isu utama yang dibahas adalah regenerasi atlet panjat tebing untuk memastikan prestasi Buleleng terus bersinar di tingkat nasional dan internasional.

Wakil Ketua II KONI Kabupaten Buleleng, Dr. dr. Made Budiawan, S.Ked., M.Kes., memberikan apresiasi kepada FPTI atas profesionalisme yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan Rakerkab ini.

“Saya kira apa yang ditunjukkan oleh FPTI melalui rapat kerja tahun ini menunjukkan bahwa FPTI adalah sebuah organisasi yang profesional. Rapat kerja ini menjadi forum tertinggi dalam pengambilan kebijakan, alokasi anggaran, dan keputusan strategis lainnya. Ini layak dicontoh oleh cabang olahraga lain,” ujar Dr. Budiawan.

Pujian tersebut tidak hanya ditujukan pada kelancaran acara, tetapi juga kepada kemajuan pesat yang dicapai FPTI Buleleng, terutama dalam raihan prestasi atlet.

“FPTI perkembangannya sangat baik. Dari segi prestasi, raihan medali cukup membanggakan. Namun demikian, kami berharap jangan sampai cepat puas. Kita bisa melihat contoh dari lahirnya Desak Arita, seorang pemudi dari Sambangan yang sukses menembus kancah internasional hingga ke Paris. Ini menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Tantangan ke depan bagi FPTI adalah bagaimana terus melahirkan Desak Arita-Desak Arita baru dari Buleleng,” tambahnya.

Di sisi lain, Dr. Haji Wahyudi, Ketua Umum FPTI Buleleng, mengungkapkan bahwa Rakerkab kali ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program 2024 dan merumuskan program kerja yang lebih realistis untuk tahun 2025.

 

“Raker ini menjadi barometer bagi FPTI Buleleng yang telah menduduki peringkat satu di Bali. Target kita adalah mempertahankan posisi ini dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perlu adaptasi serta reorganisasi yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Wahyudi berharap bahwa program kerja yang dihasilkan dari Rakerkab ini tidak hanya relevan untuk skala Bali, tetapi juga mampu menembus kancah nasional, ASEAN, hingga dunia.

“Potensi atlet kita sangat besar. Setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi, kita memiliki pelapis seperti Adiasih, Manik, dan lainnya. Ini harus terus kita dorong agar Buleleng tetap menjadi kekuatan utama panjat tebing Indonesia,” tutupnya.

Dengan semangat evaluasi yang mendalam dan rencana kerja yang terukur, FPTI Buleleng berkomitmen untuk terus mempertahankan kejayaannya dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat dunia.

[ Reporter : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru