Satu-satunya di Asia, Dr. Astina Apresiasi Undangan Khusus Forum Iklim Dunia London untuk Wayan Koster

Balijani.id, 3 Jul 2026, 00:47 WIB
Dr IB Astina SH MH saat memberikan keterangan pers mengenai apresiasi terhadap Gubernur Bali Wayan Koster yang menghadiri forum iklim global di London

Denpasar, Balijani.id | Ketua DPD Masyarakat Pemerhati Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Provinsi Bali, Dr. IB Astina, SH, MH, MBA, CLA, memberikan apresiasi yang tinggi atas diundangnya Gubernur Bali, Dr. Wayan Koster, dalam Forum Iklim Dunia di London. Istimewanya, Wayan Koster menjadi satu-satunya Gubernur dari kawasan Asia yang mendapatkan undangan khusus dalam ajang bergengsi tersebut.

Menurut Dr. Astina, yang juga berprofesi sebagai konsultan lingkungan, undangan ini sangat relevan dengan komitmen pembangunan rendah karbon yang gencar disuarakan Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Wayan Koster.

Komitmen Bali di Panggung Internasional

Dalam berbagai forum internasional mengenai perubahan iklim, Bali konsisten menampilkan berbagai kebijakan strategis, antara lain:

Dr. Astina menyampaikan bahwa kehadiran Wayan Koster di London yang membawa visi-misi Sad Kerthi Loka Bali membuktikan bahwa daerah berbasis pariwisata dan budaya bisa tumbuh selaras dengan perlindungan lingkungan serta transisi energi bersih.

“Komitmen tersebut sekaligus membuka peluang kerja sama yang luas dengan investor, lembaga internasional, dan pelaku industri global untuk mendukung proyek-proyek energi hijau di Bali,” ujar Dr. Astina kepada media Kamis (2/7/2026).

Nusa Penida Jadi Laboratorium Energi Bersih

Pria yang akrab disapa Gus Biwi ini juga menambahkan bahwa Bali memiliki potensi besar untuk menjadi model nasional berkat sumber daya energi surya, angin, hingga energi laut yang melimpah. Salah satu wilayah yang dinilai paling siap adalah Nusa Penida.

Implementasi proyek Green Energy Island di Nusa Penida diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan lokal, tetapi juga menjadi cetak biru (blueprint) pengembangan pulau-pulau kecil berbasis energi terbarukan di Indonesia.

Jika seluruh tahapan perencanaan, pendanaan, perizinan, dan konstruksi berjalan lancar, Nusa Penida berpotensi besar menjadi ikon pulau wisata rendah karbon (Net-Zero Tourism Island) pertama di Indonesia yang memadukan keindahan alam dengan teknologi bersih.

“Jika Gubernur Koster bisa mewujudkan Nusa Penida Green Energy Island 2030, itu artinya pencapaian dan kinerja beliau akan meninggalkan warisan (legacy) nyata yang berdampak besar dan dikenang dalam jangka panjang,” pungkas Dr. Astina, yang juga merupakan mantan Ketua Kadin Kabupaten Tabanan selama dua periode tersebut.

[ Editor : Sarjana ]

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru