News  

PLN Nyalakan Mimpi 26 Warga Buleleng Lewat LUTD

Balijani.id, 13 Jan 2026, 15:02 WIB

Buleleng, Balijani.id| Menghadirkan listrik berkeadilan kembali dilakukan PLN. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PLN UP3 Bali Utara menyerahkan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 26 warga prasejahtera di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Panji, Selasa (13/1/2026), sebagai tahap pertama program LUTD tahun 2026.

Program Light Up The Dream merupakan bantuan sambungan listrik gratis yang bersumber dari donasi pegawai PLN. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri, sekaligus menjadi bentuk kepedulian sosial insan PLN untuk mendorong kesejahteraan dan aktivitas ekonomi warga.

Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, dalam laporannya menyampaikan bahwa LUTD telah berjalan sejak 2023 dan terus berlanjut hingga kini. Ia menjelaskan, untuk tahap pertama Januari 2026, PLN UP3 Bali Utara menyalakan listrik gratis bagi 26 pelanggan di Kabupaten Buleleng.

“Program LUTD ini berasal dari donasi seluruh pegawai PLN. Di tahun 2026 ini kami mulai dengan 26 pelanggan tahap pertama di bulan Januari,” ujar Elashinta.

Ia merinci, penerima bantuan tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Buleleng sebanyak delapan pelanggan, Gerokgak enam pelanggan, Seririt empat pelanggan, Sukasada empat pelanggan, serta masing-masing satu pelanggan di Kecamatan Banjar, Kubutambahan, Sawan, dan Tejakula. Selain itu, PLN juga melakukan penyalaan serentak bagi 10 pelanggan di Kabupaten Jembrana.

“Harapan kami, bantuan listrik gratis ini bisa dimanfaatkan untuk penerangan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi warga, sehingga dapat ikut memajukan Buleleng secara keseluruhan,” tambahnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, Eric Rosssi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa Light Up The Dream bukan sekadar program kelistrikan, melainkan upaya nyata menyalakan harapan masyarakat. Ia mencontohkan salah satu penerima manfaat, Nyoman Genep Yasa, yang selama 35 tahun harus bergantung pada listrik Bale Banjar.

“Hari ini Pak Nyoman Genep Yasa sudah memiliki listrik sendiri. Anak-anak bisa belajar sampai malam dan kegiatan ekonominya bisa ditingkatkan. Listrik adalah infrastruktur penting untuk mendorong ekonomi kerakyatan,” kata Eric.

Ia menekankan, program LUTD murni berasal dari donasi pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan. Menurutnya, di usia kemerdekaan Indonesia yang hampir 80 tahun, PLN tidak ingin masih ada warga yang belum merdeka secara energi.

“Program ini akan terus berjalan dan setiap tahun jumlah penerima manfaat terus meningkat. Tahun ini tahap pertama ada 26 penerima di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelaksanaan program LUTD. Ia menilai, bantuan listrik gratis memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan ekonomi.

“Sekarang semua serba listrik. Kalau tidak ada listrik, sulit membayangkan bagaimana aktivitas berjalan. Program ini sangat strategis dan memberikan harapan baru bagi masyarakat,” kata Sutjidra.

Menurutnya, dengan tersambungnya listrik ke rumah warga, anak-anak dapat belajar dengan lebih layak, sementara pelaku UMKM rumahan bisa meningkatkan usahanya, termasuk memanfaatkan pemasaran digital.

“UMKM adalah penggerak ekonomi Buleleng. Dengan listrik, warga bisa membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sutjidra juga menyoroti nilai sosial dari program LUTD yang bersumber dari donasi pegawai PLN. Ia menyebutnya sebagai bentuk punia atau sumbangan tulus yang patut diteladani oleh instansi lain.

“Ini donasi yang tulus tanpa pamrih. Kami berharap program ini terus berlanjut, karena masih banyak warga di Buleleng yang listriknya menyalur dari fasilitas umum dan itu berisiko,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan LUTD kepada 26 penerima manfaat Kabupaten Buleleng Tahap I Januari 2026, serta penyalaan kWh meter dan Instalasi Milik Pelanggan di rumah Nyoman Genep Yasa. Acara ini turut dihadiri jajaran PLN dan stakeholder daerah, sebagai penegasan komitmen bersama menghadirkan listrik yang aman, mandiri, dan berkeadilan bagi masyarakat.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru