Buleleng, Balijani.id | Suasana riuh rendah penuh semangat kebersamaan menyelimuti Lapangan Bhuwana Patra, Singaraja. Di tengah persaingan ketat ratusan siswa dari 16 SMP se-Kabupaten Buleleng yang memadati ajang Jantra Olahraga Tradisional Kabupaten Buleleng 2026, SMP Negeri 1 Sawan sukses mencuri perhatian publik. Sekolah ini tampil mendominasi dan memborong berbagai gelar juara, membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam melestarikan warisan budaya leluhur.
Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI ini melombakan berbagai olahraga tradisional yang sarat akan nilai kekompakan dan ketangkasan fisik. Melalui perjuangan yang gigih, delegasi SMPN 1 Sawan berhasil membawa pulang rentetan prestasi yang sangat membanggakan, di antaranya:
-
Juara 1 Dagongan/Hadang Putra
-
Juara 1 Dagongan/Hadang Putri
-
Juara 1 Terompah Panjang Putri
-
Juara 2 Enggrang / Tajog
Keberhasilan mengawinkan gelar Juara 1 pada cabang olahraga Hadang (Megala-gala) putra dan putri, serta dominasi di nomor Terompah Panjang dan Tajog, menjadi bukti otentik dari kerja keras, disiplin tinggi, dan solidnya kerja sama tim dari para siswa SMPN 1 Sawan.
Sinergi Hebat Kepala Sekolah, Pembina, dan Siswa
Prestasi gemilang ini tentu tidak lahir begitu saja. Di balik senyum kemenangan para siswa di podium, ada tangan dingin para guru pembina yang tanpa lelah memberikan draf arahan taktis dan strategi di lapangan. Mereka adalah Putu Budiarta Mandala, S.Pd., Putu Pendi Ary Atmaja, S.Pd., dan I Made Citrariawan, S.Pd. Kombinasi bimbingan yang disiplin namun penuh kekeluargaan dari ketiga pembina ini berhasil membakar semangat juang anak-anak didik mereka.
Kepala SMP Negeri 1 Sawan, I Wayan Surita, S.Pd., M.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan apresiasinya yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Beliau menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar tentang piala atau medali, melainkan sebuah misi suci dalam menjaga identitas budaya Bali di tengah gempuran era modernisasi.
“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras seluruh komponen sekolah, mulai dari siswa yang berjuang, para guru pembina yang luar biasa, hingga dukungan penuh dari orang tua. Lebih dari sekadar juara, kami bangga karena anak-anak SMPN 1 Sawan mampu menunjukkan bahwa generasi muda hari ini masih sangat mencintai, menghargai, dan bangga memainkan olahraga tradisional warisan leluhur kita,” ujar I Wayan Surita dengan penuh semangat.
Menginspirasi Generasi Muda Buleleng
Keberhasilan SMPN 1 Sawan dalam ajang Jantra Olahraga Tradisional 2026 ini menularkan virus positif dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Buleleng. Di saat gawai (gadget) dan permainan modern menguasai keseharian remaja, siswa-siswi SMPN 1 Sawan justru membuktikan bahwa bermain Hadang, Terompah, dan Tajog bisa menjadi ruang kompetisi yang sangat bergengsi, keren, dan sarat prestasi.
Dengan pencapaian ini, SMP Negeri 1 Sawan tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga siap melangkah lebih jauh untuk mengoperasikan misi pelestarian budaya ini ke tingkat yang lebih tinggi pada ajang Jantra Tradisi Bali mendatang. Selamat untuk SMPN 1 Sawan!
Maju terus, lestarikan budaya, dan teruslah menginspirasi.
[ Editor : Sarjana ]













