KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai merealisasikan pencairan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) secara bertahap untuk menjawab keresahan masyarakat. Hingga awal Oktober, dana hibah yang telah dicairkan mencapai Rp31 miliar dari target Rp48 miliar hingga akhir bulan.
Bupati Klungkung, I Made Satria, melalui Penjabat (Pj) Sekda Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya (Gung Puma), menyatakan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap untuk mengakomodasi ratusan kelompok masyarakat penerima manfaat.
“Dalam rangka pelestarian adat dan budaya, baik pembangunan tempat suci maupun kegiatan upacara agama, hibah cair bulan ini,” jelas Gung Puma, Selasa (6/10/2026).
Ia menambahkan, pencairan hibah bansos saat ini sudah terealisasi Rp31 miliar dari total Rp48 miliar yang direncanakan selesai pada akhir bulan ini. “Ada yang belum sama sekali cair, ada yang sudah. Nanti teknisnya ada di Dinas Kebudayaan terkait hal itu,” ujarnya.
Pengecekan Data dan Alokasi Tahap Berikutnya
Sebanyak 557 kelompok masyarakat penerima hibah dapat melakukan pengecekan data secara langsung, baik melalui jaringan DPRD Klungkung maupun Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung selaku instansi pelaksana teknis.
Sisa dari total alokasi hibah bansos Kabupaten Klungkung tahun 2026 yang mencapai Rp97,52 miliar lebih akan disalurkan pada tahap berikutnya.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














