Gebyar Mahottama Diresmikan, Bupati Satria Tegaskan Pentingnya Wajib Belajar Prasekolah Demi Generasi Emas Klungkung

Balijani.id, 3 Okt 2026, 12:57 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya saat meresmikan Gebyar Mahottama dan peluncuran Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Lapangan Umum Dawan, Klungkung, Sabtu (3/10/2026).

KLUNGKUNG, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian kegiatan Gebyar Mahottama sekaligus peluncuran program Wajib Belajar Kolaborasi Lintas Jenjang Pendidikan di Lapangan Umum Dawan, Kecamatan Dawan, Sabtu (3/10/2026).

Acara tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya. Diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Gebyar Mahottama menjadi payung besar berbagai kegiatan strategis, seperti launching Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai tingkat TK dan SD, hingga Jalan Sehat Kolaborasi lintas jenjang dari TK hingga SMA.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menekankan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan sekadar tempat bermain atau menitipkan anak. PAUD merupakan fondasi krusial dalam membentuk kemampuan komunikasi, bersosialisasi, kemandirian, serta karakter anak sejak dini. Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah ini dikhususkan bagi anak usia 5 hingga 6 tahun untuk memastikan mereka menerima layanan pendidikan yang memadai sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

“Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah,” ujar Bupati Satria.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, hingga dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memajukan dunia pendidikan. Menurutnya, peran orang tua tetap menjadi elemen utama melalui pendampingan, pemberian teladan, dan penciptaan lingkungan rumah yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, saya optimis cita-cita Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dapat terwujud demi melahirkan generasi emas Kabupaten Klungkung yang cerdas, mandiri, berdaya, berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Partisipasi Ribuan Peserta

Ketua Panitia, Dewa Ayu Sri Pudjiastuti, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini berjalan meriah dan diikuti oleh total 1.887 peserta dari berbagai kalangan:

  • Siswa (1.330 orang): 510 murid TK, 500 murid SD, 270 murid SMP, dan 50 siswa SMA.

  • Pendidik & Tenaga Kependidikan: 357 orang dari tingkat TK dan SD se-Kecamatan Dawan.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang positif bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Klungkung,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta; Pj. Sekda Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya; serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru