Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Atasi Kemacetan Bandara–Canggu, Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan PT KAI Sepakat Bangun Trem Listrik Berbasis Baterai

Balijani.id, 1 Sep 2026, 20:35 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemkab Badung dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin saat penandatanganan MoU pengembangan trem listrik berbasis baterai rute Bandara–Canggu di Gedung Kertasabha Denpasar, Selasa (1/9/2026).

DENPASAR, Balijani.id | Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Badung dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan moda transportasi massa perkeretaapian. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilaksanakan di Gedung Kertasabha, Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Kesepakatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, CEO PT Angkasa Pura, Sekda Kabupaten Badung, serta jajaran instansi terkait. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam membenahi sistem transportasi massal di Bali, khususnya untuk mengurai kemacetan parah di koridor Badung.

Solusi Berbasis Baterai dan Kearifan Lokal

Berbeda dengan proyek kereta api konvensional, LRT, maupun MRT, PT KAI memilih konsep trem listrik berbasis baterai. Moda ini dinilai paling ideal dengan karakteristik geografis dan budaya Bali.

Penggunaan teknologi baterai membuat jalur trem tidak memerlukan kabel listrik melayang (catenary) di sepanjang jalan, sehingga keindahan lanskap Bali tetap terjaga.

“Teknologi baterai dipilih untuk mengurangi dampak lingkungan dan kebisingan, serta menjaga kenyamanan masyarakat maupun wisatawan. Kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan identitas, keluhuran budaya, dan harmoni Bali,” tegas Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin.

Trem ini dirancang ringkas dengan lebar trase sekitar 3 meter dan dimensi fisik sekitar 2 meter—lebih ramping dibanding bus perkotaan.

Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemkab Badung dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin saat penandatanganan MoU pengembangan trem listrik berbasis baterai rute Bandara–Canggu di Gedung Kertasabha Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Rute Strategis Bandara–Canggu

Proyek tahap awal ini akan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga kawasan pariwisata Canggu, Kabupaten Badung:

  • Panjang Trase: Sekitar 12 kilometer (dua jalur dilengkapi area persilangan).

  • Waktu Tempuh: Diproyeksikan hanya 30 menit dari Bandara ke Canggu.

  • Headway (Jeda Keberangkatan): Setiap 10 menit.

  • Kapasitas Angkut: Mampu melayani 15.000–20.000 penumpang per trip, atau hingga 60.000 penumpang per hari pada kondisi puncak.

Pembangunan rute ini didasari oleh tingginya mobilitas harian di koridor Bandara–Canggu yang mencapai 150 ribu pergerakan orang dan 80 ribu kendaraan per hari. Trem ditargetkan mampu mengalihkan hingga 40 persen beban kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Gubernur Koster: Jangan Ganggu Ekosistem Pariwisata

Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik konkretisasi proyek hasil usulan Pemprov Bali dan Bappenas ini. Koster memberikan catatan khusus agar seluruh tahapan pembangunan tetap menghormati tatanan sosial dan lingkungan setempat.

“Pengembangan transportasi harus tetap memperhatikan keunikan, menjaga keindahan, dan mendukung pariwisata Bali. Pembangunan trem tidak boleh mengganggu hotel, pemukiman, maupun aktivitas masyarakat sepanjang jalur. Keberadaan trem justru harus menjadi daya tarik wisata baru,” ungkap Koster.

Target Groundbreaking dan Operasional

Pascapenandatanganan kerja sama, tim gabungan akan segera melakukan studi teknis lanjutan, kajian AMDAL, sosialisasi ke masyarakat dan desa adat, serta koordinasi intensif dengan para pelaku industri pariwisata:

  • Maret 2027: Target Groundbreaking (peletakan batu pertama).

  • Tahun 2028: Operasional tahap/trase pertama.

  • Tahun 2029: Seluruh jalur Bandara–Canggu beroperasi penuh secara komersial.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru