News  

Uji Interoperabilitas Prajurit Jalasena, Kapal Perang dan Kapal Selam Pakistan Navy Gelar Manuver Taktis

Balijani.id, 23 Mei 2026, 09:34 WIB
Uji Interoperabilitas Prajurit Jalasena, Kapal Perang dan Kapal Selam Pakistan Navy Gelar Manuver Taktis

Jakarta, Balijani.id | Sinergitas dan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat pilar diplomasi maritim di kawasan regional terus ditunjukkan oleh jajaran pertahanan laut Indonesia.

Dengan mengusung semangat bahari yang mendalam, TNI Angkatan Laut (TNI AL) bersama jajaran Pakistan Navy dilaporkan telah sukses memungkasi agenda Latihan Bersama (Latma) taktis berskala internasional yang diberi tajuk Teman E Bahr. Jalannya manuver tempur tersebut berpusat di kawasan perairan Jakarta, Laut Jawa, pada Jumat (22/5).

Pelaksanaan latihan bersama di wilayah perairan ini sekaligus menjadi acara puncak dari seluruh rangkaian kunjungan kehormatan (port visit) yang dilakukan oleh Gugus Tugas kapal perang Pakistan. Delegasi asing tersebut diketahui telah merapat dan berada di Jakarta sejak tanggal 18 Mei 2026 silam.

Di dalam simulasi tempur ini, kedua negara berkomitmen menerjunkan jajaran unsur alutsista terbaiknya demi menguji tingkat kesiapsiagaan, ketangkasan, serta profesionalisme para prajurit di lapangan. Pihak TNI AL tercatat mengerahkan armada tempur andal yang meliputi KRI Bung Karno-369, KRI Wiratno-379, serta dukungan kekuatan udara berupa Helikopter Panther HS-1311.

Sementara itu, dari kubu Pakistan Navy melibatkan kekuatan armada laut yang tidak kalah masif, terdiri dari kapal perang PNS Taimur, PNS Aslat, hingga keterlibatan satu unit kapal selam bertenaga tangguh yakni PNSS Hangor.

Berkoordinasi melekat dengan kapal perang PNS Taimur, jajaran unsur udara dan laut dari prajurit Jalasena TNI AL dilaporkan berhasil memperagakan serangkaian manuver taktis dengan tingkat presisi yang tinggi. Sejumlah materi latihan operasional sukses disimulasikan secara simultan, meliputi Tactical Maneuvering Exercise, agenda Photo Exercise (PHOTEX), latihan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan laut melalui Search and Rescue Exercise (SAREX), serta diakhiri dengan penghormatan berlayar atau Farewell Pass.

Hubungan Bilateral Antar-Angkatan Laut dan Kebijakan Strategis Kasal

Sebelum latihan puncak ini resmi digelar di lautan lepas, selama lima hari masa jangkar kunjungan di Jakarta, jajaran delegasi dari Pakistan Navy bersama para prajurit TNI AL terpantau juga terlibat aktif di dalam berbagai macam kegiatan positif yang dirancang untuk mempererat jalinan hubungan bilateral kedua negara.

Rangkaian kegiatan sosial dan diplomatik tersebut di antaranya meliputi agenda courtesy call atau kunjungan kehormatan resmi kepada sejumlah pejabat tinggi militer, gelaran pertandingan olahraga persahabatan antar-prajurit, jamuan diplomatik kenegaraan, city tour keliling kota, hingga pembukaan program open ship yang memberikan kesempatan emas bagi jajaran prajurit Jalasena serta lapisan masyarakat umum untuk melangkah naik dan melihat secara langsung kecanggihan kapal perang milik Pakistan tersebut.

Keberhasilan total dari penyelenggaraan Latma Teman E Bahr ini dinilai menjadi bukti nyata dari semakin kokohnya fondasi diplomasi maritim yang berhasil dirajut bersama antara pihak Indonesia dan Pakistan. Langkah taktis ini diakui sangat sejalan dengan arahan dan kebijakan strategis yang digariskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Pucuk pimpinan TNI AL tersebut menegaskan komitmennya untuk senantiasa mendorong eskalasi tingkat profesionalisme prajurit Jalasena melalui penyelenggaraan latihan bersama di berbagai tingkatan, guna memperkuat aspek interoperabilitas sekaligus mempertebal tali persahabatan antar-angkatan laut negara sahabat di masa mendatang.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru