News  

Komitmen Berantas Halinar, Lapas Singaraja Gelar Ikrar Bersama, Rasia, Tes Urin, Hingga Penyuluhan Narkoba

Balijani.id, 8 Mei 2026, 13:53 WIB
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja memperkuat komitmen mewujudkan Lapas Bersih dari HALINAR atau HP, Pungli, dan Narkoba.

Singaraja, Balijani.id | Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja memperkuat komitmen mewujudkan Lapas bersih dari HALINAR atau handphone, pungli, dan narkoba. Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan Ikrar Bersama Bebas HALINAR yang dirangkaikan dengan penggeledahan kamar hunian, tes urine, pemeriksaan kesehatan, serta penyuluhan bahaya narkoba pada Jumat (9/5).

Kegiatan dipusatkan di aula dan blok hunian Lapas Singaraja. Ikrar dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, Iskandar Djamil, dan diikuti seluruh petugas serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

“Kami nyatakan perang terhadap HALINAR. Tidak ada toleransi untuk narkoba, handphone ilegal, dan pungli di dalam Lapas. Ikrar ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus diwujudkan lewat pengawasan ketat setiap hari,” tegas Iskandar Djamil dalam sambutannya.

Usai ikrar, tim gabungan Lapas Singaraja bersama aparat penegak hukum dari Polres Buleleng dan BNNK Buleleng langsung melakukan razia insidentil di seluruh blok hunian WBP. Petugas menyisir setiap sudut kamar, barang milik WBP, hingga area rawan untuk memastikan tidak ada barang terlarang.

Bersamaan dengan razia, petugas juga melakukan tes urine secara acak kepada puluhan WBP dan petugas. Tim medis Lapas turut menggelar pemeriksaan kesehatan dasar bagi WBP sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyuluhan bahaya narkoba oleh tim BNNK Buleleng. Materi yang diberikan mencakup dampak narkoba bagi kesehatan, sanksi hukum, serta pentingnya peran WBP dalam menjaga Lapas tetap bersih dari narkoba.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba. Sementara itu, hasil tes urine seluruhnya dinyatakan negatif. Beberapa barang terlarang seperti korek api dan sendok besi diamankan untuk dimusnahkan.

Iskandar Djamil menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak.

“Sinergi dengan APH dan BNNK menjadi kunci. Kami ingin memastikan Lapas Singaraja benar-benar zero HALINAR dan menjadi tempat pembinaan yang aman,” tutupnya.

Editor: Sarjana

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru