Nusa Tenggara Timur, Balijani.id ~
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Lingkungan Hidup maka HMP Prodi Bimbingan dan Konseling IAKN Kupang melakukan berbagai aksi dengan menanam pohon dilingkungan kampus IAKN Kupang. Dengan mengusung tema: “Hijau Kampusku, Semangat Kuliahku”.
Penanaman 50 anakan berupa pohon hias dan Cendana dilingkungan kampus IAKN Kupang tersebut, dilakukan Senin 14/11/22 dengan melibatkan Rektor IAKN Kupang/Plh, Maxi Lak, apu selaku WR II, hadir pula WR 3, Kepala Biro, Kabag, Kasubag umum, Kasubag akademik, Dekan FKIPK dan Wakil Dekan 1 FKIPK, Wakil Dekan 2 FKIPK, Kejur, Kepro dan perwakilan serta Dosen dan mahasiswa.
Kegiatan ini di buka oleh Plh Rektor, Warek II IAKN Kupang, Maxi Lak, Apu, M.Pd.K dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa dan sangat bermanfaat maka terus dilakukan kedepan.Selain itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Prodi BKK, semoga penanaman anakan hari ini kiranya menjadi contoh bagi Prodi lain, Dosen dan mahasiswa yang ada di lingkungan IAKN Kupang,” ungkap Maxi”.
Sementara itu Ketua Program Studi Bimbingan Konseling Kristen IAKN Kupang, Gusti Y. Sette, M. Si, kepada media ini menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk melatih dan memberi pemahaman kepada mahasiswa agar selain belajar dikelas, ikut serta dalam mendukung program menghijaukan kampus sehingga memberi manfaat bagi lingkungan dimana mahasiswa belajar sesuai tema yang diusungnya. ‘Ungkap Gusti”.
Menurut Gusti, Green dan Clean Campus adalah sebuah kalimat yang sudah sering kita dengar ditempat dimana Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung. Maka kunci agar terciptanya lingkungan kampus yang menghijau dan sehat serta nyaman adalah kesadaran dari semua warga kampus, baik itu dosen, maupun mahasiswa. Maka Civitas kampus turut bertanggung jawab atas konsep ini, dengan cara harus terus menanam pohon.
Selain Itu, Gusti berharap kegiatan ini, tidak saja berakhir pada hari ini namun terus berkelanjutan ke depannya. Untuk itu, peran mahasiswa sangat penting selain dilakukan dilingkungan kampus, dapat juga dilakukan dimasyarakat umum maupun gereja melalui program menghijaukan lingkungan dengan terus menanam berbagi jenis pohon yang dapat bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan manusia, terlebih dilingkungan kampus agar memberi kesejukan dalam aktifitas belajar dan dapat mengurangi pemanasan global serta mengantisipasi berbagai perubahan iklim di wilayah Kota Kupang yang cukup panas pada saat musim kemarau’ “jelas Gusti”.
“Ayo mari terus ciptakan lingkungan kampus Green dan Clean di musim hujan”, tutup Gusti”.
[ BJ/Jitro.NTT ]








