BULELENG, Balijani.id | Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng resmi menyiapkan inovasi berbasis digital bernama SIAP DPRD (Sistem Informasi dan Aplikasi Pengawasan DPRD Terintegrasi). Platform berbasis web ini dirancang untuk memusatkan seluruh alur pengawasan dewan ke dalam satu sistem terpadu yang cepat, akurat, dan minim penggunaan kertas (paperless).
Inovasi tersebut digagas oleh Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Sekretariat DPRD Buleleng, Luh Suma Intari, S.Kom., M.A.P., sebagai bagian dari proyek aksi perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) III Tahun 2026.
Luh Suma Intari menjelaskan, kehadiran aplikasi ini dilatarbelakangi oleh tata kelola dokumen pengawasan yang sebelumnya masih terpisah-pisah. Selama ini, berkas hasil rapat, kunjungan kerja, reses, hingga tindak lanjut rekomendasi tersimpan secara manual, sehingga memicu keterlambatan pencarian data maupun penyusunan laporan bagi pimpinan.
“SIAP DPRD hadir untuk menjawab persoalan tersebut, sekaligus menyajikan dashboard data secara real time bagi pimpinan,” ungkapnya.
Tahapan dan Proyeksi Pengembangan Sistem
Gagasan ini telah melalui kajian komprehensif menggunakan analisis McKinsey 7S, PESTEL, hingga SWOT. Dalam penilaian metode McNamara, pengkaji memberikan skor tertinggi sebesar 18,1 untuk sistem informasi pengawasan terintegrasi ini.
Penerapan aplikasi SIAP DPRD diproyeksikan mampu memberikan sejumlah manfaat strategis bagi daerah:
-
Efisiensi Anggaran: Menekan efisiensi anggaran daerah secara signifikan melalui pengurangan belanja kertas, cetak dokumen, hingga pengarsipan fisik.
-
Akurasi dan Kecepatan: Mempercepat penyusunan laporan, meningkatkan akurasi data bagi pimpinan, memperlancar koordinasi antar-OPD, serta menjamin keterbukaan informasi publik.
Rangkaian aksi perubahan ini telah berjalan sejak 20 Agustus 2026 melalui pembentukan Tim Efektif berdasarkan SK Sekretaris DPRD Nomor 19 Tahun 2026. Dalam perancangannya, Sekretariat DPRD menggandeng Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Kabupaten Buleleng untuk mematangkan alur sistem.
Saat ini, tahap sosialisasi alur SIAP DPRD sedang berlangsung pada 5–9 Oktober 2026 guna memperkenalkan platform kepada publik sekaligus menyerap masukan masyarakat. Hasil sosialisasi tersebut dijadwalkan masuk tahap evaluasi pada 12–16 Oktober 2026.
Pengembangan sistem akan dilanjutkan secara bertahap hingga Mei 2028, di mana platform utuh ditargetkan beroperasi penuh di seluruh OPD terkait. Dirancang dengan mengoptimalkan infrastruktur serta SDM yang ada, aplikasi SIAP DPRD juga berpotensi direplikasi oleh perangkat daerah maupun sekretariat DPRD di wilayah lain.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














