News  

Penghijauan di Hutan Raya Selat, Perangi Perubahan Iklim Dan Hasilkan Manfaat Ekonomi

Balijani.id, 9 Des 2023, 03:20 WIB

Buleleng ( Bali ), Balijani.id ~ Bekerjasama dengan Pihak ketiga dalam upaya menghijaukan desa akan berdampak positif bagi lingkungan, apalagi yang ditanam adalah ribuan pohon varietas buah yang bisa dimanfaatkan di samping untuk penghijauan juga untuk manfaat secara ekonomi.

Hal ini dilakukan oleh masyarakat dan Aparatur Desa di Desa Selat Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Bantuan bibit pohon ini sendiri berasal dari CSR Bak BCA, dengan menyumbang sekitar 6000 Pohon berbagai jenis dan varietas, Durian, advokat, kelapa dan bunga cempaka.

Dijelaskan Oleh Putu Mara Selaku perbekel (Kepala Desa.red) bahwa Dengan memaksimalkan fungsi Kelompok Pengelola Hutan Desa dan Kelompok Tani Hutan Desa, menurut Perbekel Desa Selat semua sudah menanam wilayah hutan diseputaran Desa Selat.

” Jumlah hutan desa seluas 552 Hektar dan dikelola oleh desa sejak tahun 2011, melalui BUMdes dengan KPAD (Kelompok Pengelola Hutan Desa) jadi pengelolaannya desa bersama sama, kita juga mengajak masyarakat yang mengambil air di hutan maka disana kelompok kelompok pengambil air ini juga ikut menanam supaya punya memiliki ,” tegasnya Perbekel Desa Selat Putu Mara.

Diketahui dimasa lalu, dalam periode sebelum Putu Mara memimpin Desa Selat, aspek pengairannya bisa dikatakan kering, namun dirinya pada 2019 menjabat PAW perbekel desanya memang kekeringan.

“Kami mengajak semua komponen masyarakat kami, yang dulunya kami sampai meminjam mobil tangki dari polres Buleleng, setelah kami menggandeng media dan informasi ini viral ke pusat kami mendapatkan bantuan dari pemkab dan kementrian PUPR di bidang pengairan sekitar 2 Milyard,” ucapnya mengenang saat saat sulit ketika selat kesulitan air bersih.

Sekarang, eksekusinya di tahun 2020 pelaksanaannya KPPAM dan INES bersama sama sampai hari ini semua masyarakat sudah mendapatkan air bersih hingga kerumah – rumah.

“Sebagian yang belum di wilayah pegunungan dan lainnya akan pada 2024 ini akan kami tuntaskan dengan mengambil air dari Wanagiri menuju, dengan bekerjasama dengan tiga Desa yakni, Selat, Panji Anom, Tegallinggah dan Wanagiri sebagai pensuplai air,” jelas Putu Mara

Dalam aplikasinya ada 8 Desa juga terikat dalam sebuah perjanjian dalam pemanfaat air di Kecamatan Sukasada.

Ia berharap dengan pelaksanaan penanaman Hutan di Hutan Desa Selat seluas 550 Ha, harapannya hutan menjadi hijau dan membuka potensi Agrowisata buah buahan.

“Harapannya dengan dibukanya desa wisata di Hutan dengan potensi Agrowisatanya dengan buah buahan yang ditanam secara organik,” Ungkapnya.

Dikatakan Juga Oleh Perbekel Putu Mara, semoga semua masyarakat bisa bersatu melakukan penanaman pohon yang ada di hutan, apalagi para penyanding penyanding yang ada di hutan selat, dengan membangun Desa Selat bukan hanya dari aspek fisik, tapi juga menghijaukan hutan selat dijaga bersama untuk selalu menghasilkan air untuk kesejahteraan masyarakat nantinya.

[ BJ/TIM ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru