Buleleng, Buleleng, Balijani.id| Pelatihan renang menjadi salah satu kegiatan inti dalam program pelatihan Balawista yang diselenggarakan oleh LPK Panji Sakti sebagai bagian dari penguatan keterampilan tambahan bagi siswa-siswi kelas industri SMKN 1 Kubutambahan. Program kolaborasi ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar hingga lanjutan di bidang keselamatan perairan, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pariwisata dan jasa penyelamatan.
Dalam pelaksanaannya, pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan berenang secara umum, tetapi juga mengacu pada standar kompetensi lifeguard profesional. Para peserta dilatih menguasai berbagai teknik renang, mulai dari gaya bebas, gaya dada, hingga teknik survival swimming yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Selain penguasaan teknik, siswa juga dibekali kemampuan pengaturan napas, efisiensi gerakan di air, serta peningkatan daya tahan tubuh melalui latihan jarak dan waktu tertentu. Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung secara sistematis dan bertahap, dimulai dari pengenalan teknik dasar, penguatan fisik, hingga simulasi penyelamatan di air.Pada sesi simulasi, para siswa mendapatkan pengalaman praktik langsung terkait teknik pertolongan seperti towing atau menarik korban, pendekatan aman kepada korban di air, hingga strategi menjaga keselamatan diri saat melakukan proses penyelamatan.
Program ini dinilai sangat relevan bagi siswa kelas industri, terutama mengingat wilayah Buleleng yang memiliki potensi besar di sektor wisata pesisir dan bahari.
Menariknya, pelatihan ini juga menghadirkan lifeguard asal Perancis, Oceane, yang secara sukarela berbagi pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan kepada para peserta. Kehadirannya memberikan wawasan internasional sekaligus menambah motivasi siswa untuk meningkatkan kompetensi mereka.
Dengan pendampingan instruktur profesional dari LPK Panji Sakti, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga dibentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan kerja sama tim.
Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan SMKN 1 Kubutambahan yang memiliki daya saing tinggi, siap terjun ke dunia kerja, serta memiliki kesadaran kuat terhadap aspek keselamatan dalam aktivitas wisata tirta.
Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pelatihan kerja seperti ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang terampil, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan industri masa kini.
[ Editor : Sarjana ]













