News  

Insiden Nyepi di Sumberkelampok: Penglingsir Puri Buleleng Minta Polisi Tegakkan Hukum

Balijani.id, 27 Mar 2023, 04:11 WIB
Caption: Anak Agung Wiranata Kusuma,S.H, M.M Pasemetonan Puri Buleleng

Singaraja, Balijani.id ~ Penglingsir Puri Buleleng atau Penglingsir Pesemetonan Trah Tunggal Panji Sakti, Anak Agung Wiranata Kusuma, SH, MM, meminta Polres Buleleng untuk menegakkan hukum secara tegas dalam kasus “Tragei Nyepi“ di Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali pada hari Rabu (22/3/2023) lalu.

“Kami atas nama pesemetonan Trah Tunggal Panji Sakti Puri Buleleng, mendorong pihak kepolisian untuk ditegakkan hukum dalam peristiwa Nyepi di Sumberkelampok, baik hukum adat maupun hukum positif,” tegas AA Wiranata Kusuma yang juga mantan Kabag Ops Polres Buleleng itu.

Agung Wiranata yang purnawirawan perwira menengah (Pamen) Polri ini meminta agar semua warga Buleleng yang hetorogen atau majemuk ini saling menghargai dan menghormati. Pihaknya sebagai Penglingsir Puri Buleleng (keturunan Raja Besar Buleleng Ki Barak Panji Sakti, pendiri Kejaraan Buleleng) selalu menghargai setiap warga atau Krama Buleleng tanpa memandang asal usul, ras dan agama. Karena, ungkap dia, Buleleng sejak zaman kepemimpinan Raja Besar Ki Barak Panji Sakti, sang Pendiri Kerajaan Buleleng, sudah membuka diri dan memberi tempat bagi kehadiran warga dari daerah lain yang masuk dan bertempat tinggal di Bumi Panji Sakti ini.

“Makanya ada sebut Nyame, Nyame Bali, Nyame Kristen, nyame Selam dan masih ada sebutan-sebuatan lainnya,” urai Agung Wiranata dengan nada sejuk dan damai.

Sementara itu Jumat (24/3/2023) dua pejabat otoritas pengamanan di Buleleng menggelar silahturahmi di Desa Sumberkelampok. Kedua pejabat penting itu adalah Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H, dan Dandim 1609/Buleleng Letkol Arh. Tamaji S. Sos, M.I. Pol. Kedua petinggi Buleleng ini disambut langsung Perbekel Desa Sumberkelampok, Kelian Desa Adat Desa Sumbeberkelampok, Pecalang dan Bakamda.

Tujuan kedatangan Kapolres Buleleng dan Dandim 1609/Buleleng, disamping untuk melakukan silahturahmi dan juga untuk mengetahui secara langsung intensitas serta situasi kamtibmas setelah perayaan hari Raya Nyepi di Desa Sumberkelampok.

Saat itu Kelian Desa Adat Sumberkelampok Jro Putu Artana, menyampaikan peristiwa yang terjadi pada saat penyepian , beberapa warga masyarakat memaksa masuk dengan mengendari sepeda motor menuju ke Pantai Segara Rupek dengan membuka portal yang dapat ditangani dengan penuh kesabaran dan kebijakan sehingga tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, ucapnya.

Tindakan yang dilakukan Kelian Adat Desa Sumberkelampok dan Pecalang serta Bakamda, saat penanganan peristiwa tersebut mendapatkan apresiasi dari dua pejabat otoriter pengamanan di Buleleng dan menyampaikan tugas yang dilaksanakan kelian adat, pecalang dan bakamda sangat mulia, tidak terpancing dengan situasi saat itu bahkan mengambil tindakan yang tepat menghubungi pihak yang berwajib untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Berikan kepercayaan kepada pihak yang berwajib dalam penanganan peristiwa ini, karena yang berbuat itu adalah oknum dan bukan umat secara keseluruhan, dan tetap lakukan toleransi antar umat ber-Agama di wilayah Desa Sumberkelampok yang selama ini sudah berjalan sangat baik dan saling toleransi, mari kita jaga keamanan dan ketertiban Bersama,” ucap Kapolres Buleleng.

Disisi lain Dandim 1609/Buleleng juga menyampaikan, bahwa peristiwa yang terjadi saat penyepian itu dilakukan oleh oknum masyarakat dan patut ditindak sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

“Agar mendapatkan tindakan hukum sebagai efek jera agar tidak mengulangi kembali,” tegasnya.

“Apabila saling menghormati maka kejadian itu tidak perlu terjadi, kita hidup di bawah naungan Pancasila dan harus menjaga toleransi,” imbuh Dandim.

“Diharapkan dengan kedatangan kami berdua yang didampingi Kapolsek, Danramil serta pejabat lainnya dapat memberikan kesejukan dan ketenangan warga masyarakat Sumberkelampok sehingga keamanan dan kenyamanan serta toleransi antar umat ber-Agama tetap berjalan dengan baik seperti yang selama ini,” pungkas Kapolres.

[ BJ/TIM ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru