Buleleng, Balijani.id | Suasana khidmat dan penuh rasa sukacita menyelimuti Desa Adat Tista, Desa Baktiseraga. Berdasarkan keputusan paruman desa adat serta hasil petunjuk spiritual (nunjang secara niskala), Jro Ketut Wirawan bersama sang istri resmi terpilih dan diangkat (kajumput) untuk ngayah menjadi Jro Mangku Pura Desa Adat Tista.
Prosesi diawali pada Minggu (18/10/2026) dengan Upacara Memadik yang berlangsung hangat di kediaman Jro Ketut Wirawan. Kehadiran para prajuru dan perwakilan krama merupakan bentuk penyucian serta penghormatan secara sekala atas kesediaan beliau mengemban amanah suci (ayah-ayahan) tersebut.
Usai memadik, rombongan menuju kawasan pura untuk melaksanakan Upacara Biekaon (Pabiekaonan) di Jaba Pura Desa. Upacara pembersihan diri secara spiritual ini bertujuan menyucikan lahir dan batin sebelum beliau dihantarkan (dituntun) menuju tempat melinggih (pelinggih/panggung pemangku) sebagai penanda resminya tanggung jawab kewenangan magis-religius yang diemban.
Rangkaian upacara sakral ini disaksikan langsung oleh:
-
Jro Mangku Kahyangan Tiga
-
Unsur Tridatu dan Prajuru Desa Adat Tista
-
Tokoh-tokoh Krama Desa Adat Tista
Seluruh prosesi memadik, beokaon lan ngadegang berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Isak haru serta doa tulus mengalir dari segenap keluarga besar dan krama desa, mendoakan agar Jro Mangku Ketut Wirawan beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, tuntunan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas suci ngayah demi keajegan Desa Adat Tista.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana













