Putri Koster Dorong Desainer Lokal Buleleng Menembus Panggung Fashion Internasional

Balijani.id, 8 Okt 2026, 20:19 WIB
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat mendorong desainer dan talenta lokal Buleleng untuk menembus panggung fesyen internasional dalam ajang Wastra Hitakara di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.

BULELENG, Balijani.id | Panggung Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja tidak sekadar menjadi ajang peragaan busana. Melalui ajang Dekranasda Bali Fashion Road Show “Wastra Hitakara”, Kabupaten Buleleng didorong menjadi wadah pembinaan, pengasahan, dan penyaluran talenta lokal agar mampu menembus industri fashion yang lebih luas.

Kegiatan yang melibatkan desainer Bali, model, pelaku industri kreatif, hingga perajin ini merupakan bagian dari rangkaian road show Dekranasda ke berbagai kabupaten/kota. Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menegaskan bahwa program ini dirancang agar potensi kreatif daerah tidak berhenti di tingkat lokal, tetapi memiliki akses menuju panggung internasional.

Pengembangan Ekosistem Kreatif Menuju Pasar Global

Putri Koster menjelaskan bahwa program ini lahir dari pengembangan konsep Fashion Day, Fashion Week, dan Fashion Road Show. Melalui ajang keliling ini, pemerintah daerah diharapkan lebih aktif membina seluruh ekosistem industri kreatif di wilayahnya masing-masing.

Pembinaan di tingkat kabupaten dinilai penting untuk mempermudah penjaringan talenta saat Bali mendapatkan kesempatan tampil di tingkat nasional maupun internasional. Dekranasda Bali bahkan merencanakan untuk membawakan karya desainer lokal ke pasar internasional pada tahun 2027, termasuk peluang pameran di Korea dan China.

  • Kolaborasi Lintas Peran: Selain desainer, Putri Koster juga menekankan pentingnya peran penjahit, model, koreografer, hingga komposer dalam membangun karakter pertunjukan fashion.

  • Rekam Jejak Internasional: Pengalaman membawa karya desainer Bali ke Paris pada tahun 2022 menjadi bukti bahwa talenta daerah memiliki peluang besar jika mendapatkan pembinaan yang tepat.

Mengingat Buleleng memiliki karakter seni dan budaya yang kuat, Dekranasda Bali berharap pelaksanaan road show berikutnya dapat didominasi oleh desainer asli Buleleng. Dukungan serta penyediaan wadah dari hulu ke hilir menjadi kunci agar ekosistem fashion daerah terus berkembang.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra. Ia menilai tema “Wastra Hitakara” menjadi langkah strategis untuk mempromosikan produk lokal sekaligus menjaga warisan budaya agar memiliki nilai ekonomi tanpa kehilangan identitasnya.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru