LAS VEGAS, Balijani.id | Talenta muda asal Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana, berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Bartender asal Desa Gobleg, Buleleng, tersebut sukses meraih Juara 2 (Runner-up) dalam ajang bergengsi The TDuB World Championship – Grand Finals yang berlangsung pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.
Kejuaraan dunia yang diselenggarakan oleh World Flair Association ini diikuti oleh 33 peserta dari 18 negara. Partisipasi Rico bersama kontingen Bali tidak sekadar bertanding, tetapi juga membawa misi khusus: memperkenalkan Arak Bali dan identitas budaya lokal ke panggung global melalui keahlian flair bartending.
Berawal dari Bulan Bung Karno
Dukungan penuh terhadap kiprah Rico di Las Vegas tak lepas dari perhatian khusus Gubernur Bali, Wayan Koster, yang terkesan melihat aksi dan bakat Rico saat tampil pada final ajang Bulan Bung Karno yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.
Gubernur Koster secara langsung meminta Rico berlaga di kejuaraan dunia tersebut, yang kemudian difasilitasi penuh oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan dukungan Bank BPD Bali serta Perumda Kerta Bali Saguna.
“Fasilitasi ini merupakan bentuk dukungan Bapak Gubernur Wayan Koster kepada talenta lokal agar memperoleh pengalaman, jejaring, dan eksposur global,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata.
Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, khususnya penguatan ekonomi kreatif dan promosi Arak Bali di tingkat internasional.
Perjuangan Menembus Podium Dunia
Perjalanan Rico (22) yang telah mengantongi 8 gelar juara flair & mixology Bali dan 6 kali juara nasional ini tidaklah mudah. Pada babak penyisihan, ia sempat berada di peringkat ke-10. Namun, lewat penampilan yang atraktif, kreatif, dan enerjik di babak final, Rico melesat hingga menyabet posisi runner-up dan membawa pulang sabuk perak (silver championship belt).
“Terima kasih Bapak Gubernur Wayan Koster dan Pemprov Bali atas dukungannya. Kami sangat bersyukur bisa membawa nama Bali dan Arak Bali ke panggung dunia. Sabuk perak ini kami persembahkan penuh untuk tanah kelahiran kami,” ungkap Rico terharu usai menerima trofi.
Kekuatan Tim dan Dukungan Sektor Industri
Keberhasilan kontingen Bali juga didukung oleh nama-nama senior dan praktisi industri bar terkemuka:
-
I Wayan Eka Darmawan: Bartender kawakan asal Benoa yang berhasil menembus jajaran Top 10 Legend World Flair.
-
Gede Ngurah Udayana & Yunus Budiana: Praktisi senior yang mengawal teknis serta manajerial tim.
-
Gde Made Adhi Dwiswara (Disperindag Bali): Mengawal langsung misi promosi produk lokal dari unsur pemerintah.
Misi diplomasi budaya ini turut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bank BPD Bali, Perumda Kerta Bali Saguna, Doctor Bar, Flairforever, Asosiasi Tresnaning Arak Brem Bali, serta jajaran produsen Arak Bali lokal seperti Brand Dewan, Bumbung, Iwak, Wanara Petak, Selaka Ning, Palwana, Bali Pala, ArumBali, dan Baliku.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














