JAKARTA, Balijani.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus bergerak cepat mempercepat penataan dan pembangunan kawasan pariwisata strategis di Nusa Penida. Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, di Jakarta pada Selasa (6/10/2026).
Kedatangan Bupati Satria diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Dhani Kusuma.
Poin Penting Usulan Pembangunan Prioritas
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria memaparkan sejumlah usulan pembangunan prioritas demi menunjang kenyamanan wisatawan serta mobilitas warga tempatan. Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
-
Penataan destinasi wisata unggulan.
-
Rencana pengalihan alur pelabuhan dari Banjar Nyuh ke Pelabuhan Sampalan untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
-
Optimalisasi jaringan layanan air bersih PDAM.
-
Peningkatan Penerangan Jalan Umum (PJU).
-
Perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan.
“Melalui kunjungan ini, saya sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat. Semoga seluruh konsep perencanaan penataan di tahun 2027 dapat segera dieksekusi, sehingga pada tahun 2028 wajah Nusa Penida tampil semakin tertata, bersih, rapi, dan indah,” ujar Bupati Satria.
Respon Positif Kementerian PU
Menanggapi paparan tersebut, Plt. Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Ditjen Cipta Karya, Dhani Kusuma, menyambut positif langkah proaktif Pemkab Klungkung. Pihaknya menyatakan siap menindaklanjuti berbagai usulan strategis tersebut dan meminta agar seluruh kelengkapan administrasi serta Detail Engineering Design (DED) konsep penataan dapat segera dipenuhi.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Bupati beserta jajaran. Kami siap mendukung usulan program ini demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung,” tegas Dhani.
Kredit Editorial
- Editor: Nyoman Sarjana














