Pemberdayaan Pemuda Singaraja, Keluarga Le Grand Luncurkan Program Pelatihan Hospitality

Balijani.id, 5 Okt 2026, 19:43 WIB
Keluarga Le Grand menghadirkan program pelatihan hospitality dan penempatan kerja bagi siswa SMA dari panti asuhan di Singaraja, Minggu (4/10/2026).

SINGARAJA, Balijani.id | Pengusaha restoran keluarga Le Grand yang diwakili oleh Michael Le Grand meluncurkan program pelatihan hospitality komprehensif bagi siswa SMA yang akan segera lulus dari dua panti asuhan di Singaraja, Bali, Minggu (4/10/2026).

Inisiatif sosial ini dirancang untuk memberikan kesempatan kerja langsung, mentorship, serta pengembangan profesional di sektor pariwisata dan perhotelan bagi generasi muda yang kurang beruntung.

Pelatihan Langsung di Seluruh Operasional Restoran

Melalui program ini, para peserta mendapatkan penempatan kerja langsung di jaringan restoran milik keluarga Le Grand. Kurikulum pelatihan dirancang mencakup seluruh tahapan operasional, mulai dari pekerjaan dasar back-of-house (persiapan bahan makanan dan kebersihan) hingga tanggung jawab front-of-house tingkat tinggi seperti posisi Maître d’.

Keluarga Le Grand menghadirkan program pelatihan hospitality dan penempatan kerja bagi siswa SMA dari panti asuhan di Singaraja, Minggu (4/10/2026).

Selain keterampilan teknis kuliner dan pelayanan, peserta dibekali pelatihan kemampuan bahasa Inggris fungsional serta pemahaman operasional industri pariwisata Bali.

“Kami ingin membekali para pemuda ini bukan hanya dengan kemampuan menjalankan pekerjaan, melainkan juga keterampilan profesional yang lengkap dan kemampuan komunikasi untuk membangun karier jangka panjang di industri hospitality,” ujar Michael Le Grand.

Komitmen Berakar dari Hubungan Emosional dan Tanggung Jawab Sosial

Bagi keluarga Le Grand, inisiatif ini lahir dari hubungan emosional yang panjang dengan Bali. Kepedulian mereka semakin mendalam melalui pengalaman anggota keluarga, Lynley Le Grand, yang merupakan penyintas tragedi Bom Bali 2002.

Keluarga Le Grand juga secara terbuka mengakui berbagai tantangan dan kesalahan perjalanan bisnis mereka di masa lalu. Dengan mengambil tanggung jawab penuh, mereka kini memfokuskan upaya pada kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal.

“Setiap orang bisa melakukan kesalahan dalam bisnis dan kami mengakui kesalahan yang telah kami lakukan. Fokus kami sekarang sepenuhnya adalah memberikan kembali kepada masyarakat yang telah mendukung kami melalui masa-masa tersulit,” ungkap perwakilan keluarga Le Grand.

Rencana Perluasan ke Seluruh Bali

Kerja sama dengan panti asuhan di Singaraja merupakan tahap awal dari program yang lebih luas. Dalam beberapa tahun mendatang, Le Grand Family Group berencana memperluas jangkauan program pelatihan vokasional ini ke berbagai wilayah Bali untuk merangkul lebih banyak pemuda yang membutuhkan.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru