Edukasi Demokrasi Sejak Dini: KPU Buleleng dampingi Pemilihan OSIS di SMPN 3 Singaraja

Balijani.id, 29 Sep 2026, 10:11 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng saat memberikan edukasi demokrasi dan mendampingi jalannya pemilihan OSIS di SMPN 3 Singaraja, Senin (28/9/2026).

SINGARAJA, Balijani.id | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng memberikan edukasi demokrasi kepada para siswa SMP Negeri 3 Singaraja melalui Program Kokurikuler bertema “Suara Demokrasi: Pesta Demokrasi Pelajar: Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Spenthreeraja”, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPN 3 Singaraja ini diikuti oleh ratusan siswa kelas VII dan VIII.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, serta Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMPN 3 Singaraja, Ni Luh Rediti, yang menekankan pentingnya menanamkan pemahaman demokrasi kepada para siswa sejak dini sebagai bekal kehidupan bermasyarakat.

Mengawali sesi materi, Putu Arya Suarnata menjelaskan konsep dasar demokrasi yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu demos (rakyat) dan kratos (pemerintahan). Dalam konteks sekolah, penerapan demokrasi diwujudkan melalui pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh siswa untuk berpendapat, memilih pemimpin, serta berkontribusi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Siswa juga diajak memahami tiga pilar utama demokrasi di sekolah:

  • Kebebasan Berpendapat: Hak setiap siswa untuk menyampaikan gagasan, ide, maupun kritik secara santun dan konstruktif.

  • Kesetaraan Hak: Jaminan bahwa setiap siswa memiliki hak suara dan kesempatan yang sama tanpa membeda-bedakan.

  • Musyawarah Mufakat: Mengutamakan diskusi bersama untuk mengambil keputusan terbaik bagi kepentingan seluruh warga sekolah.

Lebih lanjut, materi dikaitkan langsung dengan proses pemilihan Ketua dan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Menurut Putu Arya, OSIS merupakan wadah nyata bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi sarana praktik demokrasi secara langsung dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan dengan asas Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) yang menjadi fondasi utama dalam setiap proses pemilihan:

Melalui kegiatan ini, siswa SMPN 3 Singaraja tidak hanya memahami teori demokrasi, tetapi juga diajak mempraktikkannya secara langsung. Pembelajaran ini diharapkan dapat membangun kesadaran para generasi muda untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak, menghargai perbedaan pandangan, serta siap menjadi calon pemilih pemula yang bertanggung jawab di masa depan.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru