PWRI Dukung Komjen Pol Asep Edi Suheri Jadi Kapolri: Rekam Jejak 38.194 Tersangka Narkoba dan 42,8 Juta Jiwa Terselamatkan

Oleh : Dr. H. Suryanto, M.Pd., S.H., M.H., M.Kn ( Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI)

Balijani.id, 18 Sep 2026, 12:38 WIB
Komisaris Jenderal Polisi Asep Edi Suheri
Komjen Pol. Asep Edi Suheri dinilai memiliki rekam jejak mumpuni dan integritas tinggi untuk memimpin institusi Kepolisian Republik Indonesia.

JAKARTA, Balijani.id | Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Dr. H. Suryanto, menyatakan dukungannya penuh kepada Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, untuk diangkat menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dukungan ini didasarkan pada data valid serta kebutuhan institusi Polri yang humanis dan profesional.

Rekam Jejak dan Pengalaman Kepemimpinan

Komjen Asep Edi Suheri merupakan perwira tinggi lulusan Akpol 1994 asal Tasikmalaya yang telah melalui berbagai jenjang penugasan penting di Korps Bhayangkara. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban meliputi:

Perannya pernah menonjol saat berada di garda depan membongkar rekayasa CCTV dan jejak digital dalam kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo. Selain itu, ia juga pernah memimpin Tim Operasi Nusantara Cooling System (NCS) untuk menjaga netralitas Polri pada Pemilu 2024.

Prestasi Penanggulangan Narkoba dan Inovasi di Polda Metro Jaya

Prestasi besar tercatat ketika ia memimpin Satuan Tugas Penanggulangan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri dari 21 September 2023 hingga 9 Juli 2024:

  • Berhasil menangkap 38.194 tersangka dari 26.048 laporan polisi (dengan rincian 31.880 tersangka dalam proses penyidikan dan 6.314 tersangka dalam proses rehabilitasi).

  • Menyita barang bukti fantastis berupa sabu 4,4 ton, 2.618.471 butir ekstasi, ganja 2,1 ton, kokain 11,4 kg, tembakau gorilla 1,28 ton, ketamin 32,2 kg, heroin 86 gram, serta 16.704.357 butir obat keras.

  • Menyelamatkan 42,8 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sejak menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, pangkatnya resmi naik menjadi Komjen (bintang tiga) berdasarkan Keppres Nomor 38/Polri/Tahun 2026 pada 13 Mei 2026, menjadikannya Kapolda Metro pertama yang berpangkat bintang tiga dan disejajarkan dengan Pangdam Jaya atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Di bawah kepemimpinannya, Polda Metro Jaya juga menerima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto pada Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026.

Berbagai terobosan dan kegiatan sosial turut dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, di antaranya:

  • Operasi Pekat Jaya dan Operasi Sikat Jaya untuk memberantas tawuran, premanisme, dan geng motor.

  • Pencatatan Rekor MURI melalui Apel 1.000 Nelayan Kamtibmas di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, disertai pembagian 1.000 life jacket dan 1.000 paket sembako pada 18 Desember 2025.

  • Peluncuran program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Balai Sarbini pada 17 September 2026 untuk memperluas pencegahan kejahatan sejak dini di lingkungan sekolah.

PWRI menilai Komjen Asep Edi Suheri memiliki paket lengkap—paham teknologi siber, penanganan narkoba, pemahaman lapangan, serta kedekatan dengan masyarakat dan insan pers—sehingga layak dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI untuk memimpin Polri ke depan.

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru