Boven Digoel, Balijani.id | Aparat gabungan yang dipimpin oleh Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengevakuasi puluhan warga pendulang emas dari wilayah rawan konflik di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Operasi penyelamatan ini dilakukan setelah situasi di kawasan tersebut memanas akibat draf aksi teror yang dilancarkan kelompok separatis bersenjata TPNPB-OPM terhadap warga sipil.
Sebanyak 44 pendulang emas dilaporkan telah tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, setelah menempuh perjalanan menggunakan tiga unit long boat pada Minggu (24/5/2026).
Setibanya di pelabuhan, puluhan warga sipil tersebut langsung mendapatkan pendampingan intensif dari personel Koops TNI Habema bersama aparat gabungan setempat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta pendataan administratif lanjutan.
Langkah evakuasi darurat ini diambil menyusul eskalasi ancaman keamanan di Distrik Awimbon yang dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan tidak kondusif akibat gangguan bersenjata dari kelompok separatis.
Pihak TNI menegaskan bahwa misi penyelamatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan perlindungan dan keselamatan kepada masyarakat sipil yang terdampak langsung oleh konflik keamanan di wilayah pedalaman Papua.
Selain mengamankan kepulangan puluhan penambang, aparat gabungan juga terus memperketat perimeter pengamanan melalui patroli taktis berkala dan pemantauan udara di sejumlah titik rawan. Langkah ofensif ini ditujukan untuk memitigasi sekaligus mencegah terjadinya aksi kekerasan lanjutan yang dapat mengancam keselamatan warga lokal lainnya.
Kondisi keamanan di Distrik Awimbon sendiri diakui sempat melumpuhkan aktivitas sirkular ekonomi dan mobilitas masyarakat, termasuk menghambat operasional para pendulang emas tradisional yang mencari nafkah di wilayah tersebut. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi kini terus diperkuat guna mempercepat pemulihan stabilitas wilayah di Papua Pegunungan.
Di tengah proses pengamanan draf evakuasi tersebut, informasi sementara yang dihimpun otoritas keamanan menyebutkan bahwa sedikitnya 10 pendulang emas dilaporkan meninggal dunia akibat serangan brutal kelompok kriminal bersenjata (KKB). Hingga saat ini, pasukan gabungan TNI-Polri masih berupaya keras menembus medan berat menuju lokasi kejadian perkara guna melakukan proses evakuasi jenazah para korban.
Pihak keamanan memastikan bahwa operasi pengamanan berlapis dan penyisiran menyeluruh di wilayah kedaulatan Kabupaten Pegunungan Bintang akan terus diintensifkan secara konsisten demi menjamin keselamatan masyarakat serta mengembalikan situasi kondusif di tanah Papua.
[ Editor : Sarjana ]









