News  

Beredar Kabar Hoaks Wayan Koster Diisukan Maju 3 Periode, Gus Wawan Tepis Tegaskan 2 Point Penting

Balijani.id, 7 Mei 2026, 16:15 WIB
Beredar Kabar Hoaks Wayan Koster Diisukan Maju 3 Periode

Denpasar, Balijani.id | Juru Bicara Gubernur Bali, I Gusti Putu Eka Mulyawan Wira Senapati atau Gus Wawan, membantah kabar hoaks yang beredar di media sosial terkait isu Gubernur Bali Wayan Koster disebut akan maju untuk periode ketiga.

Menurut Gus Wawan, informasi tersebut tidak benar dan sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memancing opini publik.

Ia kemudian menegaskan dua poin penting terkait isu yang belakangan ramai diperbincangkan tersebut.

Jabatan Gubernur Maksimal Dua Periode

Gus Wawan menjelaskan, aturan perundang-undangan yang berlaku saat ini hanya membolehkan seorang gubernur menjabat selama dua periode.

Hingga kini, belum ada regulasi baru yang mengatur kepala daerah dapat menjabat hingga tiga periode.

“Peraturan yang berlaku saat ini hanya membolehkan jabatan gubernur maksimal selama dua periode. Belum ada perubahan aturan yang mengizinkan masa jabatan hingga tiga periode,” tegas Gus Wawan.

Wayan Koster Disebut Tak Pernah Berniat Maju 3 Periode

Selain persoalan aturan, Gus Wawan juga memastikan bahwa Wayan Koster tidak pernah memiliki niat untuk kembali maju sebagai Gubernur Bali pada periode ketiga.

Menurutnya, fokus utama Wayan Koster saat ini adalah menyelesaikan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bali pada masa jabatan keduanya.

Salah satu program yang tengah dipercepat yakni penanganan persoalan sampah melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun depan.

“Bapak Wayan Koster sama sekali tidak pernah memiliki niat, bahkan tidak terpikirkan, untuk menjabat sebagai Gubernur Bali selama tiga periode,” ujarnya.

Gus Wawan juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.

Ia mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial serta melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

“Seluruh masyarakat Bali agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang sengaja dibuat oleh oknum tertentu untuk mengadu domba masyarakat dengan Gubernur Koster,” katanya.

“Mari cerdas bermedia sosial dan saring sebelum sharing,” tutupnya.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru