Buleleng, Balijani.id ~ Sehari sebelum perayaan hari raya Nyepi, umat Hindu di Bali melaksanakan upacara Melasti. Upacara Melasti dilaksanakan mulai dari H-3 sampai H-1 hari raya Nyepi.
Pantuan pantauan media Balijani.id upacara Melasti dilaksanakan mulai dari pura di desa masing-masing, lalu dengan membawa benda benda pusaka, seperti pratima dan batara ke pinggir pantai untuk selanjutnya mengadakan sembahyang sebagai bentuk penyucian diri dan lingkungan.
Upacara Melasti dilakukan di pantai atau danau karena kawasan pantai merupakan kawasan suci dan air sebagai penyucinya atau air sebagai sumber kehidupan (tirta amerta).
Seperti halnya di desa pengastulan salah satu pengempon Pura Dalem Desa Pengastulan “Jero Sari” mengatakan upacara Melasti sebagai bentuk persembahyangan dengan konsep Trimurti (tiga dewa dalam agama Hindu), yaitu dewa Wisnu, dewa Siwa dan Dewa Brahma,
Setelah melaksanakan upacara Melasti, pada sore harinya umat hindu akan mengarak ogoh-ogoh pada hari pengerupukan, sebagai simbol pembasmian buta kala atau membuang sifat buruk atau roh jahat dari diri dan lingkungannya.
[ BJ.Red ]








