News  

Tiada Hari Tanpa Kerja, Dr. Sundayana: Yadnya dan Pengabdian Untuk Kemajuan Bersama

Balijani.id, 12 Mar 2024, 05:05 WIB

Buleleng, Balijani.id ~ Dr. NS. I Made Sundayana, S.Kep, M.Si dikenal merajut pendidikan dari TK, SD SMP, dan masuk Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Singaraja. Karier pendidikannya berlanjut menjadi guru SD, untuk ikut seleksi TNI, menjadi militer di Kopasus dan selalu ditempatkan di daerah konflik, termasuk konflik Ambon yang paling lama. Berkat kebaikan komandan atasannya disekolahkan SPK hingga ditugaskan di RST Singaraja setelah selesai tugas di daerah konflik dan meniti diri di lembaga yang menugasinya.

Mengabdi masyarakat menjadi mantri keliling atau tukang suntik keliling desa sehingga banyak tahu karakter dan situasi masyarakat di desa yang sejatinya. Dibayar sudah pasti meski ada juga diluar uang seperti sayur, pemberian lain bagi yang tidak punya uang, di hutangi atau di bon sudah biasa dia anggap beryadnya.

Pendidikannya berlanjut ke D3 Poltekes Denpasar kemudian S1 keperawatannya di Mojokerto. Strata 2 (S2) yang telah di raih, MM ( Magister Manajemen) Magister Sains (M.S.i), hingga mampu mendirikan lembaga Kesehatan di DenBukit Buleleng Bali. Dengan 3 kampus dimana kampus 1 di Jalan Raya Air Sanih KM11 Bungkulan Singaraja seluas hampir 3 hektar.

Sementara Kampus 2 Jl. Air Sanih KM 3 Kubutambahan di Singaraja, dan Kampus 3 Jalan Gempol, Gang Elang Singaraja. Adapun jurusan yang ada, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan,S1 Farmasi, Pendidikan Profesi Ners, Pendidikan profesi pendidikan. Hebatnya lagi, Dr. Sundayana juga memiliki PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), ground group, salon, homestay yang asri dan nyaman.

Dengan ratusan MOU menunjang Merdeka Belajar di Kampus dimana 6 MOU di Internasional, empat diantaranya, Jepang Thailand, Philipina dan Belanda. Akreditasi yang telah diraih oleh kompetensi kepemimpinan Dr. Sundayana sukses meraih predikat akreditasi Baik Sekali dan Baik.

Uji kompetensi bidan dan perawat telah berlangsung 5 tahun di lembaga sendiri dengan pengawasan pusat dan sukses meraih predikat Memuaskan dan kelulusan Okom perawat mencapai 98 %, bidan pernah meraih 100%. Begitu pula kerjasama di Kegawatdaruratan pusat Jakarta dengan pelatihan BC, TLS,

Pertama kali di undangkan Merdeka Belajar di Kampus Merdeka (MBKM), sukses mengirimkan dutanya di Kediri Jawa Timur kemudian mahasiswa mengajar di SD, semuanya berjalan sesuai dengan Visi & Misi, strategi dan tujuan lembaga oleh Ketua STIKes sendiri Dr .Sundayana.

Dr. Sundayana juga dikenal lama tepatnya sejak di SPG Negeri menekuni Pramuka dimana selalu terlintas dalam pikirannya motto DharmaKu Kubaktikan BaktiKu Kudharmakan. Ketika di tanya terkait demokrasi oleh awak media, Dr. Sundayana mengatakan demokrasi merupakan wahana menuju damai, sejahtera bangsa merajut pesan pahlawan ku titipkan negaraku bagi generasiku.

“Iya model seperti itulah, mau dibawa kemana bangsa ini, kalau kita bangkit generasi milenial dari rasa syukur kepada Pancasila tercinta dan keberagaman suku, agama, adat, budaya. Ayo bangkit membangun negeri mengabdi bangsa dari diri, daerah, regional, nasional dan siap menjadi negara maju tahun 2045,” ajak Dr. Sundayana mengakhiri.

[ BJ.Red ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru