Singa Pinter Diluncurkan, Buleleng Deklarasi Era Digital Terpadu

Balijani.id, 19 Agu 2025, 14:12 WIB

Buleleng, Balijani.id| Buleleng Festival 2025 tak hanya menghadirkan pesta budaya dan hiburan, namun juga menjadi panggung lahirnya terobosan besar di bidang pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng secara resmi memperkenalkan Singa Pinter (Sistem Navigasi Akses Pemanfaatan Layanan dan Informasi Terintegrasi) sebagai wujud nyata komitmen menuju transformasi digital yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bertempat di panggung Buleleng Paten, halaman Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Selasa (19/8/2025), sosialisasi dan simulasi Singa Pinter digelar bertepatan dengan Buleleng Digital Expo. Kehadiran para rektor perguruan tinggi, jajaran pimpinan OPD, hingga masyarakat umum menjadi saksi langkah baru Pemkab Buleleng menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa Singa Pinter merupakan lompatan besar yang tak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menyatukan seluruh pintu layanan dalam satu genggaman.

“Ada 26 layanan digital daerah yang dipadukan dengan 2 layanan pusat dalam satu platform. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi repot mencari pintu layanan yang berbeda. Cukup melalui satu aplikasi, semua urusan bisa terselesaikan dengan mudah,” ujarnya.

Bupati Sutjidra juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfosanti Buleleng yang berhasil merancang inovasi tersebut bersama talenta muda daerah.

“Inovasi ini bukan hanya memudahkan masyarakat, tapi juga mempercepat kinerja birokrasi sehingga pelayanan pemerintah semakin efektif dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, menegaskan Singa Pinter hadir sebagai portal digital terintegrasi yang menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat.

“Singa Pinter menjadi pusat data dan layanan digital terintegrasi. Dengan satu aplikasi, masyarakat bisa mendapatkan informasi, mengurus administrasi, hingga mengakses berbagai layanan pemerintahan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan,” jelasnya.

Sebagai bentuk edukasi publik, ditampilkan pula demonstrasi aplikasi pendukung, yakni Aku Online dari Dinas Dukcapil Buleleng dan Si Ajaib dari DPMPTSP Buleleng, yang memperlihatkan cara kerja layanan digital secara praktis.

Peluncuran Singa Pinter meneguhkan langkah Pemkab Buleleng dalam membangun pemerintahan berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Inovasi ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, sekaligus mendekatkan pemerintah kepada masyarakatnya.

[ Reporter : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru