Buleleng, Balijani.id| Media Online Balijani.id melalui PT Indo Bali Jani mengambil peran strategis dalam memperkuat kolaborasi antara industri media dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai upaya memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Langkah ini diarahkan untuk membentuk siswa yang unggul dalam pengetahuan, terampil secara teknis, dan kuat dari sisi karakter, yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Kubutambahan, Jumat ( 30/1/2026 )
Nyoman Sarjana, SE mengatakan Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penguatan tiga pilar utama, yakni Knowledge, Skill, dan Attitude. Industri media, termasuk Balijani, berperan aktif memperbarui wawasan siswa agar selaras dengan perkembangan teknologi dan tren konten terkini, sekaligus membuka ruang praktik langsung di lingkungan kerja nyata, Ungkap Nyoman Sarjana
CEO PT Indo Bali Jani sekaligus Redaksi Balijani.id, Nyoman Sarjana, menegaskan bahwa kesiapan kerja siswa tidak cukup hanya dibangun melalui kecerdasan akademik. Menurutnya, pembentukan karakter dan pengelolaan sikap mental menjadi kunci utama agar siswa mampu bertahan dan berkembang di dunia kerja.
“Anak-anak harus mampu menjadi diri sendiri dan mengendalikan egoisme. Sifat mementingkan diri sendiri secara berlebihan akan merusak kerja sama, memicu konflik, dan menghambat perkembangan. Di dunia kerja, itu menjadi penghalang besar,” ujar Nyoman Sarjana.
Ia menekankan pentingnya menanamkan manajemen PLUS, yakni Percaya Diri, Loyalitas, Usaha, dan Sikap Mental Positif, sebagai fondasi pembentukan karakter siswa. Keempat nilai tersebut dinilai saling melengkapi dalam membangun pribadi yang tangguh dan kompetitif.
“Percaya diri membuat siswa berani berkembang dan mengambil keputusan. Loyalitas membentuk komitmen dan tanggung jawab. Kerja keras menjadi penentu keberhasilan, sedangkan sikap mental positif membantu menghadapi tekanan dan tantangan. Ini bekal penting bagi lulusan SMK,” tegasnya.
Nyoman Sarjana menambahkan, Balijani berkomitmen terus terlibat dalam pendampingan siswa melalui program literasi media, penguatan konten kreatif, hingga praktik jurnalistik dasar. Upaya ini diharapkan mampu membentuk siswa yang adaptif terhadap perubahan, tanpa kehilangan nilai etika dan profesionalisme.
Dari pihak sekolah, SMK Negeri 1 Kubutambahan tengah mengembangkan program kelas industri hospitality integrated triangle system berbasis zero classroom sebagai bentuk sinergi dengan dunia usaha dan industri. Program ini dirancang untuk memperkuat praktik lapangan dan membangun branding sekolah.
“Kami mengonsep program ini bertiga dengan restu kepala sekolah. Saya sebagai konseptor, I Gusti Bagus Sumarta, didukung pelaksana teknis Gede Eka Kusuma Abdi dan Kadek Wihendradinata sebagai eksekutor lapangan. Kolaborasi dengan Balijani menjadi bagian penting untuk memperkuat kompetensi siswa,” jelasnya.
Kolaborasi media online Balijani.id dengan SMK Negeri 1 Kubutambahan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi ini tidak hanya menyiapkan lulusan siap kerja, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan adaptif terhadap dinamika zaman.
[ Editor : Sarjana ]







