Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Jasa Raharja Hadir Langsung di Pelabuhan Padangbai, Pastikan Penanganan Penumpang KMP Putri Yasmin

Balijani.id, 12 Agu 2026, 07:05 WIB
Kepala PT Jasa Raharja Kanwil Bali Abdillah bersama jajaran saat memantau evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin di Pelabuhan Padangbai

PADANGBAI, Balijani.id | PT Jasa Raharja menunjukkan respons cepat dalam menyikapi insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin yang tengah berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Rabu (12/8/2026).

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bali Abdillah, S.Sos., M.Si., hadir langsung di Pelabuhan Padangbai bersama Kepala Bagian Operasional Alwin Bahar, S.H., M.M., serta Kepala PT Jasa Raharja Cabang Singaraja Luki Husni Ridwan, S.T., CRP, beserta jajaran.

Kehadiran jajaran Jasa Raharja di lokasi dilakukan untuk memantau perkembangan proses evakuasi sekaligus memastikan penumpang yang terdampak mendapatkan pelayanan dan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pantau Evakuasi dan Pendataan Penumpang

Berdasarkan informasi awal, ada beberapa penumpang KMP Putri Yasmin yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa menuju Pelabuhan Padangbai menggunakan KMP Portlink II. Data penumpang yang telah dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Padangbai masih dalam proses pendataan.

Jasa Raharja terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk otoritas pelabuhan dan instansi lainnya, untuk memperoleh data terkini terkait kondisi para penumpang serta memastikan proses pendataan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Komitmen Pelayanan di Masa Darurat

Kehadiran langsung jajaran Jasa Raharja di lapangan merupakan wujud komitmen perusahaan untuk selalu hadir bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan musibah yang melibatkan pengguna jasa transportasi umum.

Jasa Raharja akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak diberikan secara cepat, tepat, dan optimal.

Data jumlah penumpang dan kondisi korban merupakan informasi awal dan masih dapat berubah sesuai hasil pendataan serta perkembangan proses evakuasi di lapangan.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru