Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Delodbrawah, Wagub Giri Prasta Ajak Krama Jaga Persatuan dan Kelestarian Adat

Balijani.id, 14 Agu 2026, 01:12 WIB
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyerahkan bantuan dana punia kepada Manggala Prawartaka Karya I Ketut Narya di Pura Desa Delodbrawah

JEMBRANA, Balijani.id | Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengajak seluruh krama Desa Adat Delodbrawah untuk senantiasa masikian (bersatu) dalam menjalankan swadharma agama serta menjaga kelestarian adat dan budaya Bali.

Pesan persatuan tersebut disampaikan Wagub Giri Prasta saat menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa, Padudusan Agung, Menawa Ratna lan Tawur Manca Rupa Wrespati Kalpa di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Kamis (13/8/2026).

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta mendoakan agar seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar (prasida memargi antar, sida-sidaning don lan nemu labda karya).

“Titiang merasa bangga atas terlaksananya karya agung ini. Semoga krama Desa Adat Delodbrawah senantiasa sagilik saguluk, salunglung sabayantaka, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” ujar Wagub Giri Prasta.

Serahkan Bantuan Dana Punia dan Apresiasi Seni

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wagub Bali asal Desa Pelaga tersebut menghaturkan dana punia sebesar Rp25 juta yang diterima langsung oleh Manggala Prawartaka Karya, I Ketut Narya. Selain itu, Wagub Giri Prasta juga menyerahkan bantuan berupa dana apresiasi sebesar Rp5 juta kepada sekaa gamelan jegog serta masing-masing Rp500 ribu kepada para penari yang tampil mempuput upacara.

Mantan Bupati Badung dua periode ini menegaskan bahwa upacara yang diselenggarakan merupakan wujud bhakti suci krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Desa lan Pura Puseh Desa Adat Delodbrawah.

“Upacara yang sudah berjalan dengan baik ini harus terus kita lestarikan. Harapannya, generasi penerus—anak-anak hingga cucu kita kelak—dapat menjadikannya sebagai landasan kokoh dalam menjalankan swadharma di desa adat,” jelasnya.

Rangkaian Upacara dan Tujuan Karya

Sementara itu, Manggala Prawartaka Karya, I Ketut Narya, menjelaskan bahwa rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa ini telah dimulai sejak 31 Juli 2026. Puncak karya telah dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan seluruh rangkaian upacara dijadwalkan selesai pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

“Tujuan utama dilaksanakannya karya ini adalah untuk menstanakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus merawat keharmonisan alam beserta isinya, baik secara sekala maupun niskala. Kami berdoa agar seluruh krama senantiasa dianugerahi keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan,” terang Ketut Narya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Wagub Bali beserta jajaran pimpinan daerah Kabupaten Jembrana.

“Kedatangan Bapak Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta merupakan sebuah kehormatan besar bagi krama Desa Adat Delodbrawah. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Bali serta Pemkab Jembrana dalam menjaga ajegnya adat, tradisi, dan budaya Bali,” pungkasnya.

[ Editor : Sarjana ]

Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru