Advertisement
Kirim Opini Balijani
✍️ Kirim Opini ke Redaksi
Sampaikan pandangan, ulasan, atau kritik membangun Anda.

Buka Rakerprov KONI Bali 2026, Gubernur Koster Targetkan Bali Tembus Lima Besar PON XXII

Balijani.id, 21 Jul 2026, 11:10 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Ketum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta saat membuka Rakerprov KONI Bali 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama

DENPASAR, Balijani.id | Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menegaskan dukungannya penuh terhadap pembinaan para atlet yang sedang bersiap menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTB–NTT.

“Saya minta pembinaan atlet dilakukan lebih serius, baik dari segi kesiapan fisik, strategi, dan terutama kesehatan. Apabila semua itu sudah dimiliki, saya yakin para atlet akan bertanding dengan fokus dan berupaya memberikan yang terbaik untuk tanah kelahirannya,” ungkap Gubernur Koster.

Target Prestasi dan Penguatan Sistem Pembinaan

Gubernur Koster menaruh harapan besar agar prestasi olahraga Bali terus meningkat. Jika pada perhelatan sebelumnya Bali menduduki peringkat ke-7, ia menargetkan Bali mampu menembus posisi lima besar pada PON XXII mendatang.

“Khususnya pada PON mendatang, harapannya Bali dapat menduduki posisi ke-5, atau setidaknya tetap bertahan di posisi ke-7,” tegasnya.

Menurut Koster, Rakerprov ini harus menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik, mulai dari sistem pembinaan, peningkatkan sarana dan prasarana, hingga dukungan teknis lainnya. Ia optimis kepengurusan KONI Bali saat ini memiliki komitmen dan cara kerja yang solid untuk mewujudkan target tersebut.

“Sebuah organisasi tanpa perencanaan yang matang, komitmen bersama, dan kesadaran yang baik mustahil dapat berjalan maksimal. Namun saya yakin, KONI saat ini memiliki kerangka berpikir dan cara kerja yang lebih siap untuk tahun ini dan tahun-tahun mendatang,” imbuh Koster.

Komitmen Bebas Intervensi Politik dan Transparansi Anggaran

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali yang juga Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyampaikan bahwa Rakerprov ini bertujuan untuk memantapkan program kerja tahun 2026–2027 serta menyusun tatanan regulasi agar pelaksanaan Porprov 2027 berjalan tanpa kendala.

Giri Prasta menjelaskan, Porprov 2027 akan dirancang lebih berkualitas dengan melibatkan tim dari KONI Kabupaten/Kota. Porprov akan menjadi ajang penyaringan sekaligus peningkatan prestasi bagi para atlet sebelum berlaga di tingkat nasional maupun internasional.

Guna mencapai hasil maksimal di Pra-PON dan PON XXII, KONI Bali juga akan memantapkan program Pelatihan Daerah (Pelatda) dan Pelatihan Nasional (Pelatnas). Giri Prasta menegaskan bahwa seluruh proses pembinaan dan pengelolaan anggaran olahraga di Bali akan berjalan profesional, transparan, dan lepas dari intervensi politik.

“Tatanan ini menutup kepentingan politik yang masuk. Ini riil untuk olahraga dan berkomitmen demi Bali yang berprestasi,” tegas Giri Prasta.

Ia juga berkomitmen penuh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana hibah maupun anggaran pembinaan olahraga di KONI Bali. “Seribu rupiah pun akan kami pertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan,” pungkasnya.

[ Editor : Sarjana ]

Kredit Editorial

  • Editor: Nyoman Sarjana
Bagikan Berita:

Tinggalkan Balasan

1 Berita Terbaru